Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie. Foto: Metro TV/Kautsar
Komisi Reformasi Polri Serahkan Rekomendasi 3 Ribu Halaman ke Presiden Prabowo
Kautsar Widya Prabowo • 5 May 2026 15:58
Jakarta: Komisi Percepatan Reformasi Polri menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Selasa, 5 Mei 2026, siang. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyerahkan hasil rekomendasi reformasi Polri yang telah disusun selama delapan bulan.
Pantauan di lokasi, anggota komisi Ahmad Dofiri tiba sekitar pukul 14.30 WIB. Ia menyebut seluruh anggota komisi diundang dalam pertemuan tersebut, namun belum dapat membeberkan isi rekomendasi.
“Belum bisa (dijelaskan hasilnya). Kesepakatan kita semua di komisi, setelah melapor Presiden, baru setelah itu bisa dipublikasikan,” ujar Dofiri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie mengatakan ada banyak hal yang akan dilaporkan kepada Presiden. Namun, ia juga belum bersedia mengungkapkan rincian rekomendasi yang disusun.
Baca Juga :
Presiden Prabowo: Reformasi Polri tak Mandek!
“Nanti saja, nanti saya laporkan apa saja yang setuju dan apa yang tidak,” kata Jimly.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie. Foto: Metro TV/Kautsar
Anggota Komisi Reformasi Polri, Yusril Ihza Mahendra menjelaskan kedatangan mereka merupakan tindak lanjut undangan Presiden untuk menyampaikan laporan akhir kerja komisi. Ia menyebut komisi telah menyelesaikan tugasnya sekitar dua bulan lalu.
“Ada laporan setebal 3.000 halaman, ada yang 300 halaman, ada juga yang hanya tiga halaman. Jadi bisa dibaca oleh Pak Presiden secara singkat sehingga dapat dipahami dengan baik,” ujar Yusril.