Tulungagung Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban Jelang Iduladha

Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak di pasar hewan di Tulungagung untuk memastikan ternak bebas dari PMK maupun LSD. (Antara/HO - Soleh)

Tulungagung Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban Jelang Iduladha

Lukman Diah Sari • 9 May 2026 08:31

Tulungagung: Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, meningkatkan pemantauan lalu lintas hewan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 2026 untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang dikirim ke berbagai daerah tetap terjaga. Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung drh. Tutus Sumaryani, mengatakan dalam satu bulan terakhir terjadi peningkatan pengiriman ternak, terutama kambing, ke luar provinsi untuk kebutuhan hewan kurban.

“Menjelang iduladha mulai terjadi peningkatan lalu lintas ternak, khususnya kambing yang dikirim ke luar provinsi,” kata Tutus melansir Antara, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurut dia, ternak asal Tulungagung dikirim ke sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Banten, Jakarta, hingga Kalimantan. Untuk memastikan kesehatan hewan ternak, setiap pengiriman diwajibkan menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang diterbitkan pemerintah daerah melalui DPKH Tulungagung.

Tutus menjelaskan, selama Mei 2026 pihaknya telah menerbitkan sekitar 700 SKKH untuk pengiriman kambing ke luar provinsi. Dia menyebut satu SKKH berlaku untuk satu kali pengiriman.

Sedangkan pengiriman ternak sapi masih relatif lebih sedikit, yakni sekitar 40 hingga 50 pengiriman. Lantaran, kata dia, distribusi sapi kurban biasanya meningkat mendekati hari pelaksanaan iduladha.

Ilustrasi hewan kurban. Foto: Antara.

Ia menambahkan, peningkatan pengawasan juga dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD). Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan sebelum ternak diberangkatkan guna memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak diperdagangkan.

Selain pengiriman antardaerah, penerbitan SKKH juga dilakukan untuk kebutuhan distribusi ternak di wilayah Tulungagung, terutama bagi panitia kurban atau takmir masjid yang mensyaratkan dokumen kesehatan hewan.

“Langkah ini dilakukan agar distribusi hewan kurban tetap aman dan masyarakat mendapatkan ternak yang sehat,” kata Tutus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)