Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen mengunjungi korban yang dirawat di rumah sakit/Foto: Humas Polres TTS
Bangunan SD di NTT Roboh, 1 Siswa Tewas
Media Indonesia • 20 March 2026 14:13
Timor Tengah Selatan: Sebuah bangunan sekolah dasar (SD) di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), roboh. Peristiwa ini mengakibatkan satu siswa meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.
Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen mengatakan musibah terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, sekitar pukul 18.43 Wita. Saat itu sejumlah anak bermain di sekitar lokasi sekolah.
"Bangunan tersebut memang sudah tidak difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar sejak tahun 2023. Namun, sering digunakan anak-anak untuk bermain," ujarnya melalui keterangan tertulis dikutip Media Indonesia, Jumat, 20 Maret 2026.
Korban meninggal bernama Noldi Kause, 9 tahun, siswa kelas 1 SD. Ia tertimpa reruntuhan tiang bangunan di bagian kepala. Sementara dua anak lainnya mengalami luka-luka, masing-masing satu korban luka berat dan satu luka ringan.
Peristiwa bermula saat anak-anak bermain sepak bola di halaman sekolah. Karena hujan gerimis, mereka kemudian berteduh di bawah bangunan tua tersebut. Tak lama berselang, terdengar suara dentuman keras sebelum bangunan ambruk.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung bergegas memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban dari reruntuhan. Korban luka berat kemudian dilarikan ke RSUD Soe untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres TTS bersama jajarannya turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membantu proses evakuasi. Dari hasil sementara, bangunan diduga roboh akibat kondisi yang sudah lapuk dimakan usia. Diketahui bangunan tersebut berdiri sejak 1991 dan sudah tidak layak digunakan.
"Ini menjadi perhatian bersama agar lebih waspada terhadap bangunan tua yang berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak," tegas Kapolres.