Iran Peringatkan Serangan ke Pelabuhan UEA, Warga Diminta Evakuasi

Hotel Burj Al Arab di Dubai, Uni Emirat Arab, mengalami kerusakan akibat serpihan drone Iran. (Anadolu Agency)

Iran Peringatkan Serangan ke Pelabuhan UEA, Warga Diminta Evakuasi

Willy Haryono • 15 March 2026 18:02

Teheran: Iran mengeluarkan peringatan resmi yang menyerukan evakuasi segera warga sipil dari area di sekitar sejumlah pelabuhan strategis di Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu kemarin.

Menurut laporan kantor berita Fars yang dikutip Yeni Safak, Minggu, 15 Maret 2026, Iran menyebut beberapa pelabuhan di UEA kini diklasifikasikan sebagai “target sah” karena diduga digunakan oleh unsur militer Amerika Serikat.

Pelabuhan yang disebut dalam peringatan tersebut antara lain Jebel Ali Port, Khalifa Port, dan Fujairah Port. Pernyataan tersebut memperingatkan bahwa fasilitas-fasilitas tersebut “dapat menjadi target dalam beberapa jam ke depan.”

Warga Diminta Segera Evakuasi

Dalam peringatannya, Iran mendesak warga sipil, pekerja pelabuhan, penduduk asing, dan siapa pun yang berada di sekitar area tersebut untuk segera meninggalkan lokasi demi keselamatan mereka. Langkah tersebut menandai peningkatan signifikan dalam ketegangan keamanan di kawasan Teluk.

Ketiga pelabuhan yang disebut merupakan bagian penting dari infrastruktur perdagangan global, dengan Jebel Ali dikenal sebagai salah satu pelabuhan kontainer tersibuk di dunia.

Peringatan Iran muncul di tengah eskalasi konflik yang meningkat sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah lokasi di Timur Tengah yang menampung aset militer Amerika Serikat. Serangan balasan tersebut juga dilaporkan menjangkau wilayah Yordania, Irak, dan beberapa negara Teluk.

Peringatan terhadap pelabuhan UEA menunjukkan bahwa konflik yang sebelumnya berfokus pada target militer kini berpotensi meluas ke infrastruktur ekonomi strategis di kawasan.

Komunitas internasional kini memantau dengan cermat bagaimana UEA dan Amerika Serikat akan merespons ancaman langsung terhadap fasilitas penting tersebut.

Baca juga:  UEA Lumpuhkan 278 Rudal Balistik dan 1.540 Drone Sejak Konflik Iran

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)