Drone yang mengarah ke Kedutaan AS di Baghdad, Irak. Foto: Anadolu
Kedubes AS di Irak Diserang Drone dan Roket Masif
Muhammad Reyhansyah • 17 March 2026 11:50
Baghdad: Sejumlah drone dan roket diluncurkan ke arah Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak pada Selasa dini hari, 17 Maret 2026.
Sumber keamanan Irak menyebut serangan tersebut sebagai yang paling intens sejak dimulainya perang antara AS-Israel, dan Iran.
Saksi mata melaporkan sedikitnya tiga drone terlihat menuju kompleks kedutaan.
Dilansir dari AsiaOne, Selasa, 17 Maret 2026, sistem pertahanan udara C-RAM berhasil menembak jatuh dua drone, sementara satu lainnya dilaporkan jatuh di dalam kompleks kedutaan.
“Asap dan api terlihat membumbung dari area kedutaan setelah serangan tersebut. Ledakan juga terdengar di ibu kota Irak,” menurut saksi lainnya.
Hingga saat ini, pihak Kedubes AS belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya aksi milisi yang didukung Iran terhadap kepentingan Amerika Serikat di Irak. Kelompok-kelompok tersebut disebut melakukan serangan sebagai balasan atas perang yang dimulai pada 28 Februari.
Salah satu kelompok yang berafiliasi dengan Iran, Kataib Hizbullah, sebelumnya mengumumkan kematian komandan senior sekaligus juru bicaranya.
Sementara itu, Pasukan Mobilisasi Populer Irak melaporkan sedikitnya delapan anggotanya tewas akibat serangan udara di kota al-Qaim, dekat perbatasan Suriah. Pasukan keamanan Irak kini dikerahkan di berbagai titik di Baghdad.
Zona Hijau yang merupakan kawasan dengan pengamanan ketat dan menjadi lokasi gedung pemerintahan serta misi diplomatik, termasuk Kedubes AS, juga telah ditutup.