Pramono Berharap Lahirkan Inovator Jakarta lewat Robotic Games 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Pramono Berharap Lahirkan Inovator Jakarta lewat Robotic Games 2026

Anggi Tondi Martaon • 28 July 2026 13:27

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Jakarta Robotic Games 2026 Piala Gubernur DKI Jakarta. Diharapkan, kegiatan tersebut melahirkan generasi muda yang menjadi inovator dan kreator bagi masa depan Ibu Kota.

“Karena bagaimana pun, kalau kita mau maju, maka Jakarta juga harus mempersiapkan diri dan harus berubah, dan mau berubah untuk itu,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dikutip dari Antara, Selasa, 28 Juli 2026.

Pramono meyakini pelajar Jakarta, termasuk yang berpartisipasi dalam kompetisi robotik tersebut, memiliki modal. Terutama untuk berkompetisi di dunia internasional.

“Saya meyakini anak-anak dengan umur yang muda, bisa menjadi kreator tentang ‘sister city’, tentang pengaturan kemacetan, dan sebagainya,” ujar Pramono.

Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan dunia industri. Sehingga, dapat menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Pramono meminta kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) menjadikan Jakarta Robotic Games sebagai agenda tahunan bersama Dinas Pendidikan. Kegiatan tersebut nantinya melibatkan perguruan tinggi, komunitas, dan industri teknologi.

Ilustrasi robot. Foto: Pexels.

Mengusung tema Belajar Teknologi, Menciptakan Masa Depan, Jakarta Robotic Games 2026 diikuti sebanyak 252 tim dari 120 sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA. Babak penyisihan digelar di Balai Kota DKI Jakarta pada 17-18 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan babak final di Jakarta Fair Kemayoran pada 26-28 Juni 2026.

Para peserta berkompetisi dalam berbagai kategori. Mulai dari Coding Robot Application, Robot Soccer, hingga Robot Kreatif, yang menguji kemampuan teknis, kerja sama tim, serta pemecahan masalah.

Pramono berharap para pemenang Jakarta Robotic Games terus dipantau dan dibina. Sehingga, kompetisi tersebut menjadi salah satu jalur lahirnya talenta teknologi Jakarta, mulai dari bangku sekolah hingga memasuki dunia industri maupun membangun perusahaan rintisan berbasis teknologi. 

(Anggi Tondi)