WHO: Wabah Ebola di Kongo Sangat Serius dan Sulit Dikendalikan

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Anadolu Agency)

WHO: Wabah Ebola di Kongo Sangat Serius dan Sulit Dikendalikan

Muhammad Reyhansyah • 26 May 2026 16:11

Kinshasa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sebagai situasi yang "sangat serius" dan sulit untuk dikendalikan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan penyebaran wabah saat ini berlangsung lebih cepat dibanding operasi penanganan yang dilakukan.

"Kami sedang meningkatkan operasi secara mendesak, tetapi untuk saat ini wabah berkembang lebih cepat daripada kami," kata Tedros, dikutip dari Anadolu, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia mengatakan sejauh ini terdapat 101 kasus Ebola terkonfirmasi dan 10 kematian terkonfirmasi di Kongo. Namun Tedros memperingatkan skala sebenarnya kemungkinan jauh lebih besar.

"Saat ini terdapat lebih dari 900 kasus suspek dan 220 kematian suspek," ujarnya.

Sebelumnya, otoritas kesehatan memperingatkan wabah terus menyebar di sejumlah wilayah Afrika dan mulai berdampak pada negara tetangga.

Africa Centres for Disease Control and Prevention (Africa CDC) menyebut sedikitnya 10 negara menghadapi risiko wabah Ebola. Negara-negara tersebut meliputi Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.

WHO juga mengatakan meski risiko penyebaran global masih rendah, situasi terus dipantau secara ketat.

Pengawasan diperketat karena tingginya jumlah kasus, infeksi pada tenaga kesehatan, serta munculnya wabah di wilayah perkotaan.

Baca juga:  Angka Kasus Positif Ebola Lampaui 100 di Tiga Provinsi RD Kongo

(Willy Haryono)