Suasana YIA. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Penumpang YIA Kulon Progo Diperkirakan Naik 3,3 Persen saat Libur Nataru
Ahmad Mustaqim • 16 December 2025 10:40
Kulon Progo: Otoritas Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) Kabupaten Kulon Progo memproyeksi jumlah penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) naik. Meski demikian, penaikan jumlah penumpang tidak selalu sebanding dengan pergerakan maskapai.
"Pada periode Nataru 2025/2026, Bandara Internasional Yogyakarta memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 247.787 penumpang dengan pertumbuhan sebesar 3.30%, sedangkan untuk pergerakan pesawat mencapai 1.557 dengan pertumbuhan sebesar 1,30% dibandingkan dengan periode Nataru 2024/2025," kata Manajer Umum YIA, Ruly Artha pada Selasa, 16 Desember 2025.
Ruly mengatakan proyeksi pergerakan penumpang tertinggi sebelum Natal terjadi pada Minggu, 21 Desember 2025 sebanyak 16.865 penumpang. Selain itu, puncak arus penumpang sebelum tahun baru terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025 sebanyak 15.169 penumpang.
Baca Juga :
"Proyeksi pergerakan arus balik penumpang tertinggi setelah tahun baru, terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026 sebanyak 13.518 penumpang," beber Ruly.
Ruly mengatakan jajarannya mengaktifkan Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Posko tersebut beroperasi mulai 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
"Posko ini menjadi pusat koordinasi, pemantauan operasional, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat guna memastikan kelancaran operasional bandara," ujarnya.

Suasana YIA. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Pengoperasian posko selama 21 hari ini bertujuan memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan di bandara berjalan optimal serta sesuai regulasi. Posko itu juga menjadi penanda dimulainya kesiapan penuh seluruh elemen di bandara dalam melayani perjalanan udara masyarakat pada periode libur akhir tahun.
Untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, operasional bandara didukung oleh sistem Airport Operation Control Center (AOCC). Sistem itu dipakai untuk memantau kondisi bandara secara real-time, serta sistem Management Operation based on Traffic (MOT) yang mampu memprediksi kepadatan penumpang dan memberikan rekomendasi optimalisasi fasilitas serta kebutuhan sumber daya manusia.
"Selain kesiapan sistem dan SDM, infrastruktur bandara juga dipastikan dalam kondisi prima. Infrastruktur sisi udara seperti runway, taxiway, apron, serta sistem kelistrikan dan drainase telah dipastikan siap untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan selama periode libur Nataru," ucapnya.