Kepastian Hukum Investasi Asing di Bali Bakal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Firma hukum litigasi DNT Lawyers (Dalimunthe & Tampubolon Lawyers), membuka cabang terbarunya di Pulau Dewata. Istimewa

Kepastian Hukum Investasi Asing di Bali Bakal Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Whisnu Mardiansyah • 30 April 2026 22:33

Denpasar: Kepastian hukum menjadi fondasi utama bagi setiap investor asing sebelum menanamkan modalnya di suatu daerah. Tanpa jaminan perlindungan yang jelas, arus investasi asing dapat terhambat, yang pada akhirnya berimbas pada lambatnya pertumbuhan ekonomi daerah.

Di tengah meningkatnya minat investor asing terhadap sektor pariwisata, properti, dan bisnis di Bali, kehadiran firma hukum yang mumpuni menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Memberikan perlindungan hukum bagi para pemodal asing berarti pula membuka pintu lebar-lebar bagi kemajuan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, serta terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkeadilan.

Firma hukum litigasi DNT Lawyers (Dalimunthe & Tampubolon Lawyers), membuka cabang terbarunya di Pulau Dewata tepatnya di kawasan Kuta, Badung, Bali. Langkah ekspansi ini difokuskan untuk memberikan kepastian hukum bagi para investor asing yang ingin menanamkan modal di Pulau Dewata, demi mendorong kemajuan ekonomi daerah.

Managing Partner DNT Lawyers, Pahrur Dalimunthe, menyampaikan kehadiran kantor cabang di Bali ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan di bidang hukum, sekaligus menawarkan kepastian hukum bagi para investor dari luar negeri yang ingin menanamkan modal di Indonesia, khususnya di Bali.

Sementara itu, Boris Tampubolon, Managing Partner DNT Lawyers, mengungkapkan pembukaan kantor cabang ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan layanan hukum profesional yang kian meningkat dari para investor asing. Layanan tersebut mencakup sektor investasi, properti, hingga penanganan perkara hukum yang rumit, baik dalam ranah perdata maupun pidana, di wilayah Bali dan sekitarnya.

“Awalnya kami tidak pernah membayangkan DNT Lawyers bisa berkembang hingga membuka kantor di Jakarta, Makassar, dan kini Bali. Namun kami percaya, kerja yang sungguh-sungguh serta pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi investasi kepercayaan yang membawa kami sampai di titik ini,” ujar Boris Tampubolon, Kamis, 30 April 2026.

Boris Tampubolon memastikan bahwa kehadiran firma hukum yang jajaran Top 100 Indonesian Law Firms 2025 ini tidak sekadar memberi bantuan hukum, tetapi juga dirancang untuk melindungi kepentingan investor asing yang berkegiatan di Bali. Pihaknya juga ingin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Pulau Dewata, melalui terciptanya iklim investasi yang aman secara hukum.

“Kami juga memiliki komitmen untuk bisa memberikan pelayanan, membantu dari aspek bisnis para klien atau masyarakat yang ingin berusaha dan berinvestasi. Dengan begitu, apa yang dikerjakan di Bali dalam bentuk kerja sama usaha bisnis bisa berjalan dengan baik sesuai aturan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pembukaan kantor di Bali berangkat dari pengalaman menangani berbagai perkara yang terus berkembang dari waktu ke waktu, termasuk sengketa-sengketa yang melibatkan pihak asing. 

Ia menyatakan keinginannya untuk membantu masyarakat memperoleh keadilan, sekaligus melindungi para pelaku usaha dan investor asing agar dapat menjalankan bisnis sesuai peraturan yang berlaku. Dengan adanya kepastian hukum, ekonomi Bali diharapkan mampu terus tumbuh dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Kami juga punya komitmen untuk memberikan pelayanan, membantu dari aspek bisnis klien-klien atau masyarakat yang ingin berusaha, ingin berinvestasi, sehingga apa yang dilakukan di Bali, kerja sama usaha bisnis yang dikerjakan di Bali itu bisa berjalan dengan baik sesuai aturan,” ujarnya.

Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman yang turut hadir dalam peresmian, berharap DNT Lawyers dapat menyediakan layanan hukum yang responsif dan profesional, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Bali yang juga terdampak oleh arus investasi asing.

"Sebagai firma hukum litigasi terkemuka, saya sangat mengapresiasi peran DNT Lawyers dalam menangani berbagai perkara secara komprehensif. Kehadiran mereka di Bali merupakan langkah strategis yang tepat untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, serta aktivitas bisnis yang semakin pesat," ujar Maman.

Sementara itu, dukungan dari sisi hubungan ekonomi internasional juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan Kementerian Luar Negeri, Daniel Tumpal Simanjuntak. Ia menekankan bahwa langkah ekspansi DNT Lawyers tidak hanya mendekatkan layanan hukum yang profesional dan responsif bagi investor asing, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam memperbaiki ekosistem investasi dan Ease of Doing Business (kemudahan berbisnis) bagi para investor dari luar negeri.

Daniel juga melihat adanya potensi kerja sama yang erat antara Kementerian Luar Negeri dengan DNT Lawyers untuk bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional, yang salah satu pilar utamanya adalah perlindungan hukum terhadap investasi asing di daerah pariwisata seperti Bali.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)