Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam rakor persiapan pemberangkatan ibadah haji 2026 di Tamiang Layang, Rabu, 8 April 2026. ANTARA/HO-MMC Barito Timur
Pemkab Barito Timur Matangkan Persiapan Pemberangkatan Haji 2026
Silvana Febiari • 9 April 2026 18:59
Barito Timur: Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terus mematangkan persiapan pemberangkatan ibadah haji 2026. Hal ini dilakukan melalui rapat koordinasi lintas instansi.
"Persiapan sangat diperlukan untuk memastikan seluruh tahapan keberangkatan hingga ibadah haji tahun ini berjalan aman dan lancar," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Barito Timur Ari Panan P Lelo, dilansir dari Antara, Kamis, 9 April 2026.
Dia mengatakan seluruh perangkat daerah diminta memastikan kesiapan sesuai tugas masing-masing. Mulai dari transportasi, kesehatan, hingga pengamanan agar proses pemberangkatan berjalan lancar.
Baca Juga :
Sebanyak 103 calon haji asal Barito Timur dinyatakan siap berangkat, dengan tambahan enam orang sebagai cadangan. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 4 sebanyak dua orang, Kloter 7 sebanyak 99 orang, dan Kloter 8 sebanyak dua orang melalui Embarkasi Banjarmasin
"Dari sisi kesehatan masih terdapat 22 JCH yang akan menjalani vaksinasi susulan, meliputi vaksin meningitis, polio, dan Covid-19," ungkap dia.
Dia menambahkan terdapat 10 calon haji yang masuk kategori prioritas, seperti lanjut usia, pengguna kursi roda, berisiko tinggi secara kesehatan serta pendamping. Pelepasan JCH dijadwalkan pada 1 Mei 2026, malam hari, menyesuaikan jadwal keberangkatan kloter, khususnya Kloter 7 dan Kloter 8 yang harus sudah tiba di Asrama Haji Banjarmasin pada pukul 14.00 WITA.
(1).jpg)
Ilustrasi ibadah haji. Dok. Istimewa
Untuk menjamin kelancaran perjalanan, rombongan akan mendapat pengawalan dari Satuan Lalu Lintas Polres Barito Timur bersama Dinas Perhubungan. Selain itu, petugas medis dan panitia kabupaten juga turut mendampingi selama perjalanan menuju embarkasi.
"Kami mengimbau seluruh JCH, agar menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Ia juga mengimbau jemaah menjaga asupan makanan serta beristirahat cukup agar dapat menjalankan ibadah haji dengan baik.