Rumah warga di Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rusak berat akibat hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak dua hari terakhir. ANTARA/Ahmad Fikri.
Cuaca Ekstrem di Cianjur Rusak 120 Rumah
Lukman Diah Sari • 13 April 2026 20:47
Cianjur: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyatakan cuaca ekstrem yang melanda lima desa sejak dua hari terakhir mengakibatkan 120 rumah rusak, dengan 17 di antaranya rusak berat. Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Haurwangi juga menyebabkan 11 pohon berukuran besar tumbang, tidak ada korban jiwa, namun sebagian besar menutup landasan jalan.
Sekitar 17 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena rumah mereka rusak berat dan nyaris rata dengan tanah akibat tersapu angin kencang disertai hujan deras. Sedangkan ratusan rumah lainnya sudah mulai diperbaiki pemilik karena rusak di bagian atap
"Kami masih melengkapi pendataan kerusakan akibat cuaca ekstrem yang masih melanda Cianjur selama dua hari terakhir, sejumlah penanganan tuntas dilakukan, salah satunya pohon tumbang di lima desa, dan pembersihan material rumah yang rusak berat," kata Asep di Cianjur, Senin, 13 April 2026, melansir Antara.

Cuaca ekstrem. Foto- Ilustrasi Metrotvnews
Pihaknya melibatkan petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan, termasuk aparat Kecamatan Haurwangi untuk melakukan pendataan lengkap. Pasalnya, cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur terutama pada petang hingga malam hari.
Sementara itu, Camat Haurwangi Yadi Supriadi mengatakan, hujan deras disertai angin kencang yang melanda selama beberapa hari terakhir membuat ratusan rumah rusak di lima desa, yakni di Desa Ramasari, Sukatani, Kertasari, Cihea, dan Haurwangi. Dia menjelaskan cuaca ekstrem yang melanda pada Sabtu dan Minggu itu, juga menyebabkan belasan pohon tumbang, namun sebagian besar sudah mendapat penanganan.
"Data sementara sekitar 17 kepala keluarga terdiri atas 42 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya, karena rumah mereka rusak berat, dimana kerusakan rumah, termasuk rusak ringan dan sedang sudah kami laporkan ke Pemkab Cianjur melalui BPBD," katanya.
Hingga Senin malam,hujan deras disertai angin kencang kembali melanda sebagian besar wilayah Haurwangi. Pihaknya meminta warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.