Alberta Siapkan Referendum Pemisahan Diri dari Kanada pada Oktober 2026

Bendera Kanada. (Anadolu Agency)

Alberta Siapkan Referendum Pemisahan Diri dari Kanada pada Oktober 2026

Willy Haryono • 23 May 2026 18:49

Alberta: Provinsi Alberta di Kanada berencana menggelar referendum pada Oktober 2026 terkait kemungkinan pemisahan diri dari Kanada.

Namun, Perdana Menteri Alberta Danielle Smith menegaskan pemungutan suara tersebut bukan referendum langsung untuk memisahkan diri.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis, 21 Mei 2026, Smith mengatakan warga Alberta nantinya hanya akan menentukan apakah pemerintah perlu mengambil langkah hukum untuk mengadakan referendum resmi terkait pemisahan dari Kanada.

“Saya mendukung Alberta tetap berada di Kanada dan itulah pilihan saya dalam referendum,” ujar Smith.

Dilansir France 24, pertanyaan referendum nantinya akan menanyakan apakah Alberta tetap menjadi bagian Kanada atau memulai proses hukum berdasarkan konstitusi untuk mengadakan referendum pemisahan yang mengikat.

Dinilai Mirip Strategi Brexit

Pengamat politik University of Calgary, Ian Brodie, menilai langkah Smith dilakukan secara hati-hati karena referendum awal hanya bertujuan mengukur dukungan publik terhadap wacana pemisahan.

Sementara itu, profesor ilmu politik McGill University, Daniel Béland, menilai strategi Smith mirip dengan langkah mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron menjelang referendum Brexit.

Menurut Béland, Smith berupaya meredam tekanan dari kelompok dalam Partai Konservatif Bersatu Alberta yang mendukung pemisahan dari Kanada.

Sebelumnya, tiga anggota partai tersebut mengusulkan referendum digelar pada 19 Oktober 2026. Meski demikian, hasil referendum tidak otomatis membuat Alberta merdeka karena pemisahan harus melalui negosiasi dengan pemerintah federal Kanada.

Mahkamah Agung Kanada pada 1998 juga memutuskan bahwa provinsi tidak dapat memisahkan diri secara sepihak. Pemerintah federal Kanada menegaskan tetap ingin menjaga persatuan nasional.

“Pemerintah Kanada meyakini kepentingan warga Alberta dan seluruh rakyat Kanada akan lebih baik jika kami bekerja bersama,” kata Menteri Urusan Antarpemerintahan Kanada Dominic LeBlanc.

Survei terbaru menunjukkan dukungan terhadap pemisahan Alberta masih berada di bawah 30 persen. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Brexit Jadi Bencana Ekonomi untuk Perdagangan Inggris dan Jerman

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)