Cari Kerja di Sektor Kesehatan? Kemenkes Buka Lowongan IHSS Project

Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.

Cari Kerja di Sektor Kesehatan? Kemenkes Buka Lowongan IHSS Project

Richard Alkhalik • 19 May 2026 18:20

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka peluang karier bagi para profesional melalui Central Project Management Unit (CPMU). Lowongan kerja ini ditujukan untuk mengawal jalannya program Kemenkes yang didukung oleh berbagai lembaga internasional yaitu Indonesia Health Systems Strengthening (IHSS) untuk memperkuat layanan kesehatan nasional.

Melansir akun Instagram @kemenkes_ri, proyek ini menjalin kolaborasi dengan sederet mitra pembangunan internasional terkemuka seperti Bank Dunia, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Asian Development Bank (ADB), dan Islamic Development Bank (IsDB).

Melalui program tersebut, Kemenkes mengundang talenta-talenta yang memiliki dedikasi tinggi untuk bergabung dan memberikan kontribusi bagi sistem kesehatan nasional dalam meningkatkan kualitas layanan primer, rujukan, dan laboratorium, sains, dan teknologi kesehatan. Adapun rincian formasi posisi yang tengah dibuka beserta kualifikasi yang dipersyaratkan adalah sebagai berikut:
 

1. Equity Consultant


Kualifikasi:
  • Gelar Magister di bidang Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, Studi Pembangunan, atau jurusan terkait. Memiliki sertifikasi profesional lebih disukai.
  • Pengalaman minimal tujuh tahun di bidang inklusi sosial dan kesetaraan dalam sektor kesehatan atau pembangunan sosial.
  • Keahlian yang terbukti dalam merancang dan menerapkan strategi kesetaraan dan inklusi.
  • Pengalaman bekerja dengan komunitas yang beragam dan terpinggirkan.
  • Kemampuan analitis dan riset yang kuat.
  • Kemampuan komunikasi dan interpersonal yang sangat baik.
  • Kemahiran dalam perangkat lunak dan alat yang relevan untuk analisis data dan manajemen proyek.
  • Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.
 

2. Monitoring & Evaluation Consultant


Kualifikasi:
  • Gelar Magister di bidang Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, Administrasi Bisnis, Statistika, Studi Pembangunan, atau jurusan terkait. Memiliki sertifikasi profesional lebih disukai.
  • Pengalaman minimal tujuh tahun di bidang pemantauan dan evaluasi, lebih disukai di sektor kesehatan atau proyek pembangunan skala besar.
  • Keahlian yang terbukti dalam merancang dan mengimplementasikan kerangka kerja dan alat M&E proyek/program sektor kesehatan dan sosial.
  • Pengalaman dengan proyek yang didanai donor dan pemahaman tentang standar pelaporan keuangan donor lebih disukai.
  • Memahami mekanisme pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Indonesia.
  • Kemampuan analitis yang kuat dan pengalaman dalam analisis data kuantitatif dan kualitatif.
  • Kemampuan komunikasi dan penulisan laporan yang sangat baik.
  • Pemahaman tentang isu inklusi sosial, kesetaraan, dan gender di sektor kesehatan lebih disukai.
  • Kemahiran dalam perangkat lunak dan alat statistik data.
  • Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.


Ilustrasi. Foto: Magnific.
   

3. Monitoring & Evaluation Officer


Kualifikasi:
  • Gelar Sarjana di bidang Kesehatan Masyarakat, Administrasi Publik, Ilmu Sosial, Administrasi Bisnis, Statistika, Studi Pembangunan, atau jurusan terkait. Memiliki sertifikasi profesional lebih disukai.
  • Pengalaman minimal dua tahun di bidang pemantauan dan evaluasi atau perencanaan dan penganggaran, lebih disukai di sektor kesehatan atau proyek pembangunan lainnya.
  • Pengalaman terbukti dalam mendukung perancangan dan implementasi kerangka kerja M&E dan alat pemantauan.
  • Keahlian terbukti dalam perencanaan dan penganggaran sektor kesehatan, termasuk penggunaan sistem aplikasi perencanaan dan penganggaran pemerintah.
  • Pengalaman dengan proyek yang didanai donor dan familiar dengan standar pelaporan keuangan donor lebih disukai.
  • Familiar dengan mekanisme perencanaan, penganggaran, dan pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Indonesia.
  • Kemampuan analitis yang kuat dengan pengalaman dalam analisis data kuantitatif dan kualitatif.
  • Kemampuan komunikasi dan penulisan laporan yang sangat baik.
  • Familiar dengan mekanisme perencanaan, pemantauan dan evaluasi, penganggaran, dan pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  • Kemahiran dalam perangkat lunak statistik dan alat analisis data.
  • Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.
 

Tata cara dan jadwal pendaftaran


Proses rekrutmen ini diselenggarakan sepenuhnya secara online. Para pelamar yang memenuhi kualifikasi diwajibkan untuk mendaftar dengan mengakses tautan resmi s.kemkes.go.id/RecruitmentIHSSBatchVII.

Bagi Anda yang melakukan pendaftaran nantinya wajib mengunggah dokumen prasyarat yang mencakup Curriculum Vitae (CV) terbaru, hasil pindai ijazah pendidikan terakhir, dan formulir lamaran yang telah diisi. Batas akhir penyerahan dokumen lamaran dapat dilakukan selambat-lambatnya pada 19 Mei 2026 hingga pukul 23.59 WIB.

Kemenkes juga mengeluarkan peringatan kepada seluruh pelamar untuk mewaspadai segala bentuk modus penipuan. Proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apa pun, baik untuk akomodasi, perjalanan, maupun administrasi. Apabila kamu menemukan adanya indikasi pungutan liar, pelaporan dapat dilakukan melalui laman https://wbs.kemkes.go.id.

Seluruh komunikasi resmi terkait tahapan seleksi hanya akan disampaikan melalui alamat surel recruitment.ihss@kemkes.go.id dan bagi Anda yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengunjungi akun Instagram resmi @kemenkes_ri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)