Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi. ANTARA/Nur Imansyah
Operasi Pencarian Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin Diperpanjang
Whisnu Mardiansyah • 18 August 2026 21:12
Mataram: Tim SAR gabungan memperpanjang operasi pencarian empat korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga memasuki hari ketujuh pencarian, petugas belum menemukan keberadaan keempat korban.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan operasi selama tujuh hari melibatkan pencarian melalui jalur udara, laut, dan darat. Penyisiran dilakukan secara bertahap mulai dari perairan Selat Lombok dan Bali hingga diperluas ke wilayah perairan selatan Pulau Jawa.
"Berdasarkan hasil evaluasi mendalam dan koordinasi dengan unsur-unsur SAR dan pihak terkait, serta mempertimbangkan permintaan dari keluarga korban untuk penambahan hari pencarian, kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama satu hari ke depan hingga Rabu (19 Agustus) besok," kata Hariyadi di Mataram, seperti dilansir Antara, Selasa, 18 Agustus 2026.
Dengan keputusan tersebut, masa operasi pencarian KMP Putri Yasmin diperpanjang menjadi delapan hari. Tim SAR gabungan akan kembali melakukan penyisiran pada Rabu, 19 Agustus 2026, dengan memprioritaskan sejumlah lokasi yang diduga menjadi area keberadaan korban.
Baca Juga :
Hari ke-6 Pencarian Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin, SAR Kerahkan Pesawat Cassa TNI AL
Hariyadi mengatakan perpanjangan operasi dilakukan sebagai bentuk upaya maksimal tim gabungan dalam mencari empat korban yang masih dinyatakan hilang.
"Kami memahami harapan besar dari pihak keluarga. Oleh karena itu, meski telah memasuki hari ketujuh, kami memutuskan untuk mengoptimalkan waktu tambahan ini. Seluruh personel dan alat utama tetap bersiaga untuk melanjutkan penyisiran besok pagi," tegas Hariyadi.
Selain melakukan penyisiran di laut, tim SAR juga memperluas penyampaian informasi kepada pihak-pihak yang beraktivitas di sekitar wilayah pencarian. Informasi mengenai korban yang masih hilang disebarkan melalui Vessel Traffic Service (VTS) Lembar.

Foto tangkapan video dari Tim SAR KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu dini hari, 12 Agustus 2026. ANTARA/Nur Imansyah.
Informasi juga disampaikan kepada nelayan serta masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas pemantauan terhadap kemungkinan keberadaan korban di wilayah perairan maupun pesisir.
"Disamping itu, penyebaran informasi ke kapal-kapal yang melintas juga dilakukan melalui VTS Lembar serta penyebaran informasi kepada nelayan dan warga pesisir pantai," katanya.
Selama tujuh hari pelaksanaan operasi SAR, sebanyak 212 penumpang KMP Putri Yasmin berhasil diselamatkan. Sementara itu, satu penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga akhir hari ketujuh operasi, empat orang lainnya masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi selama satu hari tambahan dengan mengerahkan personel dan peralatan yang telah disiapkan untuk menyisir wilayah yang menjadi fokus pencarian.