Farhan Ancam Potong Kabel Optik Udara yang Semrawut

Penertiban kabel udara di Kota Bandung

Farhan Ancam Potong Kabel Optik Udara yang Semrawut

Roni Kurniawan • 21 January 2026 14:24

Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menertibkan kabel udara, khususnya kabel optik, yang dinilai semrawut dan mengganggu estetika kota. Penertiban dilakukan bertahap dengan mengedepankan kolaborasi seluruh operator telekomunikasi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan penertiban memerlukan sikap kooperatif dari semua operator. Saat ini, seluruh pihak telah menyatakan kesediaan terlibat dalam penataan tersebut.

"Penertibannya memang membutuhkan kooperatif semua operator. Alhamdulillah semua operator menyatakan bersedia untuk kooperatif. Tinggal sekarang kita mendorong komitmen mereka untuk melakukan koneksi ke sistem ducting," ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 21 Januari 2026.

Farhan menjelaskan, proses penertiban tidak bisa instan. Tahap awal yang harus dipastikan adalah kesediaan setiap operator, dilanjutkan dengan pernyataan resmi kesiapan melakukan koneksi kabel ke infrastruktur ducting yang telah disiapkan Pemkot.

“Setelah bersedia ikut, setiap perusahaan harus menyatakan secara jelas, kami akan melakukan koneksi. Itu yang harus clear dulu. Nah ini yang sedang kami dorong ke semua operator,” jelasnya.
 


Wali Kota menegaskan, sanksi tegas akan dijatuhkan jika tingkat kepatuhan operator dinilai rendah. “Kalau saya lihat kepatuhannya kurang, saya akan keluarkan lagi surat perintah. Kalau tidak, saya potong,” tegas Farhan.

Meski demikian, penertiban tetap mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. Farhan mencontohkan penataan di kawasan Buahbatu yang telah lebih dulu dilakukan melalui skema kolaborasi.

“Buahbatu itu sudah kelihatan, tinggal kabel listrik saja yang di atas. Tapi harus dipikirkan dampaknya. Panjangnya cuma 2,8 kilometer, tapi sampah kabelnya sampai 14 ton,” imbuhnya.


Wali Kota Bandung M Farhan. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Kondisi itu menjadi pertimbangan penting agar penertiban tidak dilakukan serampangan. Farhan mengungkapkan, Pemkot Bandung menetapkan tiga komitmen utama dalam penataan kabel udara: persiapan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan. “Tidak bisa hantam kromo. Harus ada komitmen,” ungkapnya.

Terkait progres, Farhan optimistis penataan kabel udara di Kota Bandung dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2026. Ia menargetkan penataan mencapai 50 persen dalam enam bulan pertama. “Kalau penataan targetnya tahun ini bisa 100 persen. Triwulan satu dan dua, enam bulan ke depan, itu sekitar 50 persen. Triwulan empat sudah selesai 100 persen,” pungkas Farhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)