Salat Tobat: Tata Cara, Niat, Syarat, dan Keutamaannya

Ilustrasi: Pixabay

Salat Tobat: Tata Cara, Niat, Syarat, dan Keutamaannya

Riza Aslam Khaeron • 24 September 2026 07:00

Jakarta: Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Dalam Islam, seseorang yang menyadari kesalahannya dianjurkan untuk segera bertobat dan memohon ampun kepada Allah Swt.

Salah satu bentuk ikhtiar untuk bertobat adalah melaksanakan salat tobat. Salat sunah ini dilakukan sebagai bentuk penyesalan atas dosa yang telah diperbuat sekaligus memohon ampunan kepada Allah Swt.

Dilansir dari Baznas Kota Yogyakarta, salat tobat merupakan salat sunah yang dapat dikerjakan sebagai bagian dari upaya seorang muslim untuk memperbaiki diri dan kembali kepada Allah Swt.
 

Apa Itu Salat Tobat?

Salat tobat adalah salat sunah yang dikerjakan untuk memohon ampunan Allah Swt. atas dosa yang telah dilakukan. Salat tobat dikerjakan sekurang-kurangnya dua rakaat.

Salat tobat pada dasarnya dilakukan seperti salat sunah lainnya. Setelah salat selesai, seseorang dianjurkan memperbanyak istigfar dan memanjatkan doa dengan sungguh-sungguh. Rasulullah saw. juga menjelaskan tentang keutamaan melakukan salat setelah berbuat dosa:



Artinya: "Tidaklah seseorang melakukan suatu dosa, kemudian ia berdiri, bersuci, lalu melaksanakan salat dan memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuninya." (H.R. Abu Dawud)
 

Syarat Tobat yang Diterima Allah

Tobat tidak hanya dilakukan dengan melaksanakan salat. Dilansir dari Baznas Jawa Barat, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tobat diterima oleh Allah Swt.:
  1. Menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan.
  2. Berhenti dari perbuatan maksiat tersebut.
  3. Berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.
Apabila dosa tersebut berkaitan dengan orang lain, tobat juga perlu disertai dengan meminta maaf atau mengembalikan hak orang yang telah dirugikan.
 

Niat Salat Tobat

Niat salat tobat dilakukan di dalam hati sebelum melaksanakan salat tobat. Berikut niat salat tobat:



Ushalli sunnatat-taubati rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat salat sunah tobat dua rakaat karena Allah Ta'ala."
 

Tata Cara Salat Tobat

Dilansir dari Baznas Kota Yogyakarta, tata cara salat tobat secara umum sama seperti salat sunah lainnya. Berikut tata cara pelaksanaannya:
  1. Berwudu dengan sempurna.
  2. Membaca niat salat tobat di dalam hati.
  3. Melakukan takbiratulihram dengan mengucapkan "Allahu Akbar".
  4. Membaca Surah Al-Fatihah.
  5. Membaca surah pendek setelah Al-Fatihah.
  6. Melakukan rukuk dan membaca bacaan rukuk.
  7. Bangkit dari rukuk atau melakukan iktidal.
  8. Melakukan sujud pertama.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Melakukan sujud kedua.
  11. Bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua.
  12. Mengulangi gerakan dan bacaan salat seperti rakaat pertama.
  13. Setelah menyelesaikan dua rakaat, membaca tahiyat akhir.
  14. Mengucapkan salam untuk mengakhiri salat.
  15. Setelah salat, berdoa dan memohon ampun kepada Allah Swt. dengan sungguh-sungguh.
     

Doa Setelah Salat Tobat

Setelah menyelesaikan salat, seseorang dapat memperbanyak istigfar dan memanjatkan doa untuk memohon ampunan kepada Allah Swt. Salah satu doa yang dapat dibaca setelah salat tobat adalah sebagai berikut:



Astaghfirullahal-'adzim, alladzi la ilaha illa huwal-hayyul-qayyumu wa atubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, Zat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertobat kepada-Nya."

Doa tersebut dapat dilanjutkan dengan doa pribadi, termasuk mengakui kesalahan yang telah dilakukan dan memohon agar diberikan kekuatan untuk tidak mengulanginya.
 

Kapan Waktu Salat Tobat?

Salat tobat dapat dilakukan kapan saja, tetapi tetap perlu memperhatikan waktu-waktu yang dilarang untuk melaksanakan salat sunah. Dilansir dari Baznas Kota Yogyakarta, salat tobat dapat dilakukan pada siang maupun malam hari, serta disarankan pelaksanaannya setelah salat Magrib atau Isya.

Sementara itu, sumber lain menyatakan bahwa waktu terbaik untuk melaksanakan salat tobat adalah sepertiga malam terakhir.
   

Keutamaan Salat Tobat

Salat tobat menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. setelah menyadari kesalahan yang dilakukan. Dilansir dari Baznas Kota Yogyakarta, salat tobat memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya:
  1. Membantu memperkuat hubungan dengan Allah Swt.
  2. Membantu seseorang memperbaiki diri dan meningkatkan kesadaran atas kesalahan yang telah dilakukan.
  3. Menjadi sarana untuk memohon ampunan dan pengampunan dosa kepada Allah Swt.
  4. Membantu memberikan rasa tenang setelah seseorang memohon ampun dan berusaha memperbaiki diri.
  5. Mendapatkan pahala karena salat tobat merupakan salat sunah.
  6. Membantu seseorang belajar dari kesalahan sehingga berusaha tidak mengulangi dosa yang sama di kemudian hari.
Salat tobat bukan hanya tentang melaksanakan dua rakaat salat, tetapi juga menjadi momentum untuk benar-benar meninggalkan perbuatan dosa. Tobat perlu disertai penyesalan, berhenti dari perbuatan tersebut, dan tekad untuk tidak mengulanginya.

Allah Swt. juga mengajarkan manusia untuk tidak berputus asa dari rahmat-Nya. Oleh karena itu, ketika menyadari kesalahan, seorang muslim dianjurkan segera memohon ampun dan memperbaiki diri.

(Siti Nahdia Usman)

(Riza Aslam Khaeron)