Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana (kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. (ANTARA
Tembus Kamar Bangkai KM Virgo, Tim Penyelam Temukan Banyak Jasad
Whisnu Mardiansyah • 22 September 2026 23:13
Banjarmasin: Tim penyelam gabungan Basarnas berhasil membuka akses menuju sejumlah kamar penumpang di dalam bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Kaca jendela sejumlah kamar dipecahkan untuk memungkinkan penyelam menjangkau korban yang ditemukan terjebak di dalam kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan pencarian pada hari ke-10 difokuskan ke bagian badan kapal, terutama ruang kamar penumpang. Fokus tersebut dilakukan setelah penyelam melihat banyak korban berada di dalam kamar.
“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi enggak bisa, ya. Sepertinya ada korban kejepit di dalam kapal atau apa yang menyebabkan seperti itu. Nah, besok dilanjutkan. Semoga evakuasi besok lancar,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, seperti dilansir Antara, Selasa malam, 22 September 2026.
Menurut Putu, tim penyelam gabungan terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta sejumlah unsur lainnya. Tim membuka akses ke beberapa kamar dengan memecahkan kaca jendela untuk menjangkau korban yang berada di dalam.
Upaya evakuasi pada Selasa pagi sebelumnya berhasil mengangkat tiga korban meninggal dunia dari dalam bangkai kapal. Namun, masih terdapat korban yang sudah terlihat oleh penyelam tetapi belum dapat dievakuasi.
Kondisi perairan yang memburuk pada sore hari menjadi salah satu kendala. Air di sekitar lokasi penyelaman semakin keruh seiring arus laut yang menguat sehingga menyulitkan penyelam melakukan evakuasi.
“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat” ujarnya.
Putu mengatakan operasi penyelaman akan kembali dilakukan pada Rabu, 23 September 2026, sejak pagi hingga sore. Tim berharap kondisi cuaca lebih mendukung dan arus laut lebih tenang sehingga proses evakuasi korban dari dalam kapal dapat dilakukan secara lebih optimal.
Pada lanjutan operasi, tim SAR gabungan akan menyisir sejumlah kompartemen di dalam kapal, terutama kamar tidur penumpang kelas ekonomi dan eksekutif.
_%20ANTARA_HO-Basarnas.jpg)
Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga jasad yang baru ditemukan untuk dinaikkan ke Helikopter HR 3601 pada operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Selasa (22/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas
Setelah pencarian di area kamar penumpang dilakukan, tim akan mempertimbangkan penyisiran pada bagian kendaraan yang berada di dalam kapal. Langkah tersebut hanya dilakukan jika kondisi di lokasi dinilai memungkinkan dan aman bagi penyelam.
“Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Putu Sudayana.
Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Hingga Selasa pukul 22.00 Wita, Basarnas mencatat 126 orang telah ditemukan dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8. Rinciannya, 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.
Dengan jumlah tersebut, masih terdapat 117 orang yang dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.