Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman pada acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JCC. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari.
Penjualan Domestik KKI 2026 Melonjak 46%, Tembus Rp144,2 Miliar
Andika Fauzan Azhari • 24 August 2026 12:27
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja positif dalam penyelenggaraan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Nilai penjualan domestik produk UMKM mencapai Rp144,2 miliar, atau meningkat 46 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengatakan capaian tersebut masih berpotensi meningkat hingga penyelenggaraan KKI 2026 berakhir.
"Hitungannya baru tadi malam. Artinya tiga hari dibandingkan empat hari 2025. Itu saja sudah menghasilkan untuk penjualan, naik 46 persen, Rp144,2 miliar. Nanti kalau ditutup tentunya akan lebih tinggi lagi," kata Aida dalam acara KKI 2026 di JCC, Jakarta, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Aida menjelaskan selain transaksi penjualan produk, KKI 2026 juga mencatatkan capaian positif pada sektor pembiayaan dan potensi ekspor UMKM di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.
"Business matching ekspor mencapai Rp169,9 miliar dan pembiayaan mencapai Rp285 miliar, naik 30,3 persen. Angka ini membuktikan UMKM Indonesia tetap berdaya saing di tengah kondisi global yang menantang," tutur dia.

(Acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JCC. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari)
Libatkan 1.850 UMKM
Perhelatan KKI 2026 melibatkan lebih dari 1.850 UMKM dari seluruh Indonesia, dengan sekitar 600 UMKM hadir memamerkan produk unggulannya secara fisik. Produk yang ditampilkan mencakup wastra, pakaian jadi, makanan dan minuman, hingga dekorasi rumah (home decor).
Aida menambahkan KKI tahun ini mengusung lima kebaruan utama untuk memperkuat ekosistem UMKM nasional, yakni impactful outcome, penguatan kolaborasi, ekosistem end-to-end, inovasi brand lokal kaum muda, serta penerapan prinsip keberlanjutan.
Melalui sinergi bersama 27 kementerian/lembaga, 34 asosiasi mitra industri, serta 51 kantor perwakilan Bank Indonesia di dalam dan luar negeri, Bank Indonesia optimistis UMKM nasional dapat terus tumbuh, tangguh, dan berdaya saing (TTB) guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.