Ilustrasi banjir di Padang (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Ribuan Rumah di 15 Titik Kota Padang Terendam Banjir
Yose Hendra • 4 August 2026 09:41
Padang: Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur Kota Padang, Sumatra Barat menyebabkan banjir merendam ribuan rumah warga di sedikitnya 15 titik. Sejumlah kawasan mengalami genangan cukup tinggi sehingga proses evakuasi warga masih berlangsung.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat Ilham Wahab, mengatakan tim gabungan masih melakukan pendataan sekaligus evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah lokasi.
"Tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, pemerintah kota, dan relawan masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi serta pendataan terhadap warga terdampak. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kawasan permukiman terendam," kata Ilham, di Padang, Selasa, 4 Agustus 2026.
Baca Juga :
Lokasi yang saat ini masih dalam proses evakuasi meliputi Lubuk Minturun, Sungai Lareh, RT 01 RW 01 Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji, RT 02 RW 06 Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, serta Gunuang Sariak
Sementara itu, sejumlah lokasi lainnya juga dilaporkan terendam, namun proses evakuasi belum dilakukan karena petugas masih melakukan asesmen kondisi di lapangan.
Lokasi tersebut antara lain Perumahan Abi Lumin, Lubuk Timpuruang Guo, Komplek Wahana II Kuranji, belakang RSI Siti Rahmah Aia Pacah, belakang RSUD dr. Rasidin Aia Pacah, SDIT Alam Ar Royyan Bypass Pegambiran, SMP Negeri 27 Sungai Sapih di belakang Kantor Balai Kota Padang, RT 01 RW 07 Pasa Lalang Kuranji, Lapau Banjuang Pasar Pagi Balai Baru Kuranji, serta Jalan Usang Sungai Sapiah, Simpang Perumahan Taman Asri III.

Tim gabungan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin, 3 Agustus 2026. (Sumber: BPBD Kota Padang)
BPBD masih menghimpun data jumlah rumah dan warga yang terdampak banjir. Pendataan dilakukan secara bertahap mengingat genangan masih terjadi di sejumlah kawasan dan hujan belum sepenuhnya reda.
Ilham mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rendah, bantaran sungai, dan kawasan rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas apabila diminta melakukan evakuasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena hujan masih berpotensi terjadi. Apabila kondisi air terus meningkat, segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman dan ikuti arahan petugas di lapangan," ujarnya.
BPBD mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca, menghindari aktivitas di sekitar sungai yang meluap, serta mewaspadai kemungkinan banjir susulan maupun pohon tumbang apabila hujan deras terus berlanjut.