TNI Gunakan Heli Percepat Penyaluran Kebutuhan Pokok di Tapanuli Utara

Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan TNI AD mengirim bantuan kebutuhan pokok korban bencana dengan helikopter ke Tapanuli Utara, Sumut. Foto: Antara.

TNI Gunakan Heli Percepat Penyaluran Kebutuhan Pokok di Tapanuli Utara

Anggi Tondi Martaon • 3 January 2026 16:02

Jakarta: Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menggunakan helikopter untuk mempercepat penyaluran kebutuhan pokok di Desa Lobu Singkam, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut). Helikopter mendarat di sekitar pemukiman warga.

"Penyaluran kebutuhan pokok itu menggunakan helikopter bell yang berhasil mendarat dengan aman di titik pendaratan desa setempat," ujar ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Januari 2025.

Asrul mengatakan bantuan kebutuhan pokok itu antara lain beras, minyak goreng, dan mi instan.

Bantuan diangkut melalui jalur udara dari Bandara Silangit sebagai upaya percepatan penanganan bencana. Khususnya untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses melalui jalur darat.

Lebih lanjut ia mengatakan penggunaan helikopter dinilai efektif untuk memastikan bantuan dapat tiba tepat waktu dan dalam kondisi aman.

"Penyaluran bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu pemulihan kondisi kehidupan warga pasca-bencana," ungkap Asrul.

Ia mengatakan kehadiran TNI dalam penyaluran logistik ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Sumut.

"Diharapkan kehadiran TNI juga untuk masyarakat dapat memberikan rasa aman dan mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak bencana," sebut Asrul.

Ia mengatakan pihaknya akan terus mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak hingga seluruh akses kembali normal.

Kodam I/Bukit Barisan dan jajaran, lanjut dia, berkomitmen terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui berbagai cara, baik jalur udara maupun darat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)