Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Penutupan Rangkaian Acara 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (12/7/2026). (ANTARA/HO-Kememdagri)
Mendagri Harap Produk Kerajinan Indonesia Dapat Menembus Pasar Global
Achmad Zulfikar Fazli • 13 July 2026 07:42
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai pelaksanaan HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Makassar menghadirkan manfaat bagi pemerintah daerah (pemda). Sebab, mampu menggerakkan perekonomian daerah.
"Tapi, lebih dari itu, acara ini menghidupkan kembali yang gak bisa dinilai, adalah potensi kerajinan Indonesia yang harus kita jaga dan kita kembangkan," kata Tito dalam keterangan tertulis, dilansir dari Antara, Senin, 13 Juli 2026.
Hal itu disampaikan Tito saat menghadiri penutupan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu, 12 Juli 2026.
Dia berharap potensi besar tersebut dapat mendorong produk kerajinan Indonesia menembus pasar global. Apalagi, keragaman budaya Indonesia memiliki keunggulan daripada produk kerajinan negara lain.

Kerajinan berbahan dasar paralon. Foto- Metrotvnews.com/Ade Hapsari
Mengusung tema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia, kegiatan tersebut melibatkan 203 stan yang diikuti Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota.
Dia mengungkapkan kegiatan tersebut menggerakkan sektor perekonomian di Makassar, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, objek wisata, hingga penjualan suvenir daerah. Selain itu, acara ini menjadi ruang kolaborasi antara perajin, pelaku usaha, dan pemerintah melalui berbagai kegiatan seperti workshop, talkshow, serta pertunjukan budaya.
"Alhamdulillah seluruh kegiatan dapat terlaksanakan dengan baik, tertib, aman, dan lancar. Keberhasilan penyelenggaraan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, khususnya pengurus Dekranas Pusat dan Dekranas seluruh kabupaten/kota," tutur Sukarniaty.