Gelombang Laut Setinggi 6 Meter Intai Selat Lombok

Tangkapan layar gelombang laut di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-BMKG

Gelombang Laut Setinggi 6 Meter Intai Selat Lombok

Silvana Febiari • 14 July 2026 09:53

Mataram: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang laut sangat tinggi di wilayah selatan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai empat hingga enam meter.

"Kami imbau masyarakat agar selalu waspada terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi NTB Andre Jersey, dilansir dari Antara, Selasa, 14 Juli 2026.

BMKG melaporkan angin permukaan di wilayah NTB bertiup dengan variasi arah dominan dari timur hingga selatan. Kecepatan angin maksimum mencapai 37 kilometer per jam.
 


Kecepatan angin yang meningkat berpotensi terjadi di Selat Lombok bagian utara dan selatan, perairan selatan Pulau Lombok, Selat Alas bagian selatan, perairan utara dan selatan Pulau Sumbawa, serta Samudra Hindia sebelah selatan NTB pada pagi hingga dini hari.

Gelombang sangat tinggi berbahaya bagi berbagai jenis kapal mulai dari perahu nelayan hingga kapal besar. Perahu nelayan berisiko jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter.

Adapun kapal tongkang berisiko jika gelombang laut di atas 1,5 meter, kapal ferry di atas 2,5 meter. Sementara kapal besar seperti kapal pesiar maupun kapal kargo berisiko jika gelombang laut di atas 4 meter.


Ilustrasi gelombang tinggi. (Antara) 


BMKG menyebutkan empat daerah yang juga mengalami gelombang tinggi mencapai 2,5 sampai 4 meter, yakni Selat Alas bagian utara dan selatan, perairan selatan Sumbawa, dan Samudra Hindia sebelah selatan NTB.

Sedangkan daerah yang mengalami gelombang rendah hanya setinggi 0,5 sampai 1,25 meter adalah Selat Lombok bagian utara, perairan utara Sumbawa, Selat Sape bagian utara, dan Selat Sape bagian selatan.

"Kami prakirakan kondisi cuaca hari ini cerah hingga berawan. Temperatur udara 19 sampai 33 derajat Celcius dengan kelembapan udara 40 hingga 98 persen," ungkap Andre.

(Silvana Febiari)