Generasi muda. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Generasi Muda Diingatkan Mewaspadai Kepentingan Asing
M Sholahadhin Azhar • 3 April 2026 23:20
Jakarta: Generasi muda diingatkan untuk mewaspadai kepentingan asing. Terutama, yang dapat memengaruhi cara pandang terhadap bangsa dan negara.
“Generasi muda saat ini banyak yang miskin pengetahuan sejarah. Mereka harus belajar dari proses berdirinya negara ini dan memahami peran TNI," kata pendiri Pemuda Panca Marga sekaligus penggagas Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), Joesoef Faisal Husainsyah, dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 April 2026.
Menurut Joesof, generasi muda harus memperdalam pemahaman sejarah. Supaya, tak terjebak narasi global yang belum tentu sejalan dengan kepentingan nasional.
"Jangan sampai justru menjadi agen asing yang menyuarakan kepentingan terselubung,” tegas Joesoef.
Ia juga mengingatkan agar Indonesia tidak terjebak dalam skenario konflik seperti yang terjadi di sejumlah negara. Seperti Irak, Libya, Suriah, Palestina, hingga Iran, yang mengalami instabilitas akibat intervensi dan dinamika global.
“Ini yang harus menjadi peringatan. Kalau bangsa ini porak-poranda karena campur tangan asing, semua pihak harus bertanggung jawab,” ujarnya.
Joesoef juga menyoroti keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi demonstrasi. Sebab, hal itu dinilai mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi.
“Masyarakat ingin hidup tenang, bekerja, dan mencari nafkah. Stabilitas itu penting,” katanya.
.jpg)
Generasi muda. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Lebih lanjut, ia menyampaikan keprihatinan terhadap narasi yang dinilai menyudutkan institusi TNI. Menurutnya, peran TNI sebagai penjaga kedaulatan dan pelindung rakyat tidak bisa diabaikan hanya karena kasus tertentu.
“Saya miris melihat TNI disudutkan. Tentara adalah pejuang rakyat, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pengorbanan prajurit, termasuk dalam misi perdamaian dunia, adalah bukti nyata pengabdian,” ujarnya.