Kapolda Sumsel Evaluasi Anggota Perkuat Profesionalisme

Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho. Foto: Dok. Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel Evaluasi Anggota Perkuat Profesionalisme

Siti Yona Hukmana • 6 April 2026 17:45

Palembang: Kapolda Sumatra Selatan Irjen Sandi Nugroho mengevaluasi anggotanya di Polda Sumsel. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat profesionalisme. 

Kapolda Sumsel menekankan evaluasi terhadap personel tidak cukup hanya dari aspek kuantitas, tetapi juga harus menyentuh kualitas kemampuan, pengetahuan, keterampilan, mental, fisik, dan etika personel.  

“Kompetensi anggota adalah syarat wajib agar pelaksanaan tugas berjalan profesional. Karena itu, pelatihan bukan lagi sekadar membuat anggota lebih pintar, tetapi harus menjadi kebutuhan dasar agar personel mampu menjalankan tugas dengan baik dan benar,” kata Kapolda Sumsel dalam keterangannya, Senin, 6 April 2026.

Sandi juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Polri. Hal ini disampaikan dalam kegiatan coffee morning sekaligus paparan Pejabat Utama terkait tugas pokok dan fungsi Biro SDM Polda Sumsel. 

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Sumsel, Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya evaluasi bersama untuk melihat kondisi riil personel, tantangan pembinaan SDM, serta langkah strategis yang perlu dilakukan. 

Kapolda Sumsel menekankan agar setiap satuan kerja mampu membangun budaya belajar yang konsisten dan terarah. Menurutnya, peningkatan kemampuan personel tidak harus selalu bergantung pada anggaran besar, namun dapat dilakukan melalui pelatihan rutin, pembelajaran mandiri, dan pemanfaatan pengetahuan dari personel yang telah memiliki pengalaman maupun kompetensi tertentu.  

Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho. Foto: Dok. Polda Sumsel.

Sementara itu, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Sudrajad Hariwibowo menyampaikan pembinaan SDM Polri mencakup seluruh siklus manajemen personel, mulai dari rekrutmen, pendidikan, penggunaan, perawatan, hingga pengakhiran dinas. Ia juga menyoroti pentingnya percepatan peningkatan kompetensi anggota, mengingat masih terdapat personel yang belum memperoleh pendidikan kejuruan secara optimal.  

“Masih banyak personel yang belum mengikuti pendidikan kejuruan, sehingga percepatan peningkatan kompetensi harus terus didorong melalui program Polri Belajar dan latihan mandiri di satker maupun satwil,” kata Karo SDM Polda Sumsel.  

Lebih lanjut, Sudrajad menjelaskan arah kebijakan SDM Polda Sumsel Tahun 2026 difokuskan pada penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH); optimalisasi digitalisasi pelayanan SDM; peningkatan kompetensi dan pendidikan personel; penguatan nilai humanis yang menjunjung hak asasi manusia; serta penguatan integritas dan kesejahteraan personel.  

Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus membangun SDM Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas. Evaluasi bersama tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kualitas personel, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Bumi Sriwijaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)