Terakreditasi Unggul, Intip Jadwal dan Biaya Masuk Prodi S3 Perbankan Syariah UIN Jakarta

UIN Jakarta. Foto UIN Jakarta

Terakreditasi Unggul, Intip Jadwal dan Biaya Masuk Prodi S3 Perbankan Syariah UIN Jakarta

Muhamad Marup • 23 April 2026 12:33

Jakarta: Program Studi (Prodi) Doktor (S3) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, resmi meraih status Terakreditasi Unggul, dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Penetapan itu tertuang dalam Keputusan LAMEMBA Nomor 027/DE/A.5/LAMEMBA-U/IV/2026.

Pencapaian bergengsi itu menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Akreditasi Unggul merupakan peringkat tertinggi dalam sistem akreditasi nasional.

Akreditasi unggul mencerminkan kualitas akademik, tata kelola, serta relevansi kurikulum yang melampaui standar minimum yang ditetapkan oleh pemerintah. Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ibnu Qizam, mengatakan, raihan Akreditasi Unggul ini adalah bukti nyata komitmen FEB UIN Jakarta, dalam menghadirkan pendidikan doktoral perbankan syariah, yang berkualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri, serta pengembangan ilmu pengetahuan Islam.

"Kami terus berupaya menjadi pusat unggulan kajian ekonomi dan keuangan syariah, di tingkat nasional maupun internasional," ujar Ibnu dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 April 2026.

Bagi yang tertarik untuk melanjutkan studi di prodi tersebut pada Semester Ganjil 2026/2027, dapat mendaftarkan diri melalui laman resmi https://spmb.uinjkt.ac.id/spmbv2/public/spmb_mandiri_pascasarjana.zul. Berikut ini jadwal dan rincian biayanya.

Jadwal Penerimaan:
  • Pendaftaran: 09 Februari – 25 Juni 2026
  • Tes Masuk ETIC & TOAFL: 02 – 03 Juli 2026
  • Tes TPA: 06 – 07 Juli 2026
  • Wawancara: 08 – 09 Juli 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 22 Juli 2026
  • Daftar Ulang: 23 Juli – 13 Agustus 2026
  • Awal Masuk Kuliah: 01 September 2026
Biaya:
  • Biaya Seleksi Masuk: Rp 1.500.000
  • Biaya Kuliah (UKT) WNI: Rp 8.500.000/semester
  • Biaya Kuliah (UKT) WNA: Rp 9.500.000/semester
  • Matrikulasi Non-Linier WNI: Rp 1.500.000/mhs/paket
  • Matrikulasi Non-Linier WNA: Rp 2.165.000/mhs/paket

Pembelajaran dan kurikulum

Ketua Program Studi S3 Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, Nur Hidayah mengatakan, Prodi S3 Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta mengusung pendekatan integratif, interdisipliner, dan multidisipliner dalam proses pembelajaran. Kurikulum yang digunakan berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Nur mengatkaan, kurikulum tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik. Lulusan diarahkan untuk mampu berkontribusi nyata sebagai peneliti, akademisi, praktisi perbankan syariah berwawasan global, hingga policy maker yang visioner.

"Akreditasi Unggul ini memperkuat posisi program doktoral kami, sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia unggul, di bidang perbankan syariah," tuturnya.

Nomenklatur baru

Sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pembentukan Fakultas, Jurusan, dan Program Studi, Serta Sebutan Gelar dan Tata Cara Penulisan Gelar dalam Rumpun Ilmu Agama, Prodi S3 Perbankan Syariah akan segera berganti nomenklatur menjadi S3 Perbankan dan Keuangan Syariah. Perubahan nomenklatur itu bukan sekadar pergantian nama, melainkan perluasan ranah keilmuan yang signifikan.

Civitas akademik Prodi S3 Perbankan Syariah, UIN Jakarta. Foto Istimewa


Jika sebelumnya fokus kajian lebih dominan pada perbankan syariah, ke depan program doktoral ini akan mencakup spektrum yang jauh lebih luas, yakni:
  • Perbankan Syariah meliputi sistem, operasional, manajemen risiko, regulasi, dan pengembangan produk bank syariah;
  • Keuangan Komersial Syariah, mencakup pasar modal syariah, asuransi syariah (takaful), pembiayaan syariah non-bank, keuangan digital, dan instrumen investasi syariah lainnya;
  • Keuangan Sosial Syariah (Filantropi Islam), mencakup pengelolaan Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf (ZISWAF), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebagai pilar penting keuangan inklusif berbasis nilai Islam.
Perluasan cakupan itu menjadikan program doktoral ini semakin relevan dan strategis. Tidak hanya bagi pengembangan industri keuangan syariah komersial, tetapi juga bagi penguatan ekosistem filantropi Islam, yang tengah berkembang pesat di Indonesia dan dunia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)