IHSG Naik 0,57% ke Level 8.328 Pagi Ini

Ilustrasi perdagangan saham di BEI. Foto: MI/Usman Iskandar.

IHSG Naik 0,57% ke Level 8.328 Pagi Ini

Husen Miftahudin • 25 February 2026 09:44

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami kenaikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 25 Februari 2026, IHSG berada di posisi 8.318,145.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.35 WIB, IHSG sempat naik-turun sebelum akhirnya naik lagi sebanyak 47,559 poin setara 0,57 persen ke level 8.328,393.

Adapun sebanyak 264 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 270 saham lainnya melemah dan 188 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.35 WIB sebanyak Rp5,594 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 12,562 miliar saham.
 

Baca juga: IHSG Melemah 115 Poin ke 8.280


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpeluang koreksi terbatas


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengungkapkan, IHSG pada perdagangan hari ini akan mencoba untuk break resistance kuat di 8.450.

"Tapi hati-hati jika belum break di atas level, tersebut, IHSG masih memiliki peluang koreksi terbatas. Diperkirakan support IHSG 8.320-8.350 dan resist IHSG 8.450-8.500," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

Adapun, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 1,5 persen, disertai dengan net buy asing Rp1,1 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BMRI, ANTM, TINS, dan TLKM.

Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, didorong oleh kenaikan yang kuat di sektor teknologi, sementara investor menunggu laporan pendapatan Nvidia. Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat naik 370,44 poin, atau 0,76 persen, menjadi 49.174,5. Indeks S&P 500 bertambah 52,32 poin, atau 0,77 persen, menjadi 6.890,07. Indeks Nasdaq Composite meningkat sebesar 236,41 poin, atau 1,04 persen, menjadi 22.863,68.

Di sisi lain, pasar saham Asia bervariasi pada Senin (23/2), sementara dolar AS melemah, seiring investor menunggu kejelasan kebijakan tarif AS. Sentimen pasar juga dibayangi hasil kinerja raksasa chip AI, Nvidia, yang dinilai akan menguji optimisme terhadap kenaikan sektor kecerdasan buatan pekan ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)