Kawasan Malioboro mulai dipadati wisatawan jelang malam pergantian tahun. MI
8 Juta Orang Diprediksi Padati Yogyakarta di Libur Lebaran
Ahmad Mustaqim • 26 February 2026 13:37
Yogyakarta: Jutaan orang diperkirakan akan memadati Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat libur Lebaran 2026. Jalur-jalur utama diprediksi bakal padat dan perlu diwaspadai masyarakat yang hendak melintas.
"Sekitar 8 juta orang untuk mobilitas di DIY selama libur Lebaran. Ini sudah mencakup seluruh kabupaten atau kota, keluar-masuk," kata Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti dihubungi pada Kamis, 26 Februari 2026.
Jika mencapai angka itu, jumlah yang bermobilitas di DIY bakal meningkat 100 persen. Data Badan Pusat Statistik DIY pada 2025 menunjukkan jumlah penduduk sebanyak 3,78 juta orang.
Chrestina mengungkapkan jajarannya tengah melakukan persiapan koordinasi dengan Dinas Perhubungan kabupaten atau kota dan OPD terkait operasional angkutan Lebaran. Titik-titik kepadatan yang akan jadi jalur utama di antaranya Jalan Magelang di Kecamatan Tempel, Jalan Solo di Kalasan-Prambanan, dan Jalan Wates.
"Ada beberapa arus masuk yang kami potret, termasuk dari Prambanan, Tempel, Jalan Godean, dan Jalan Wates," kata dia.
Chrestina memperkirakan pola pengaturan lalu lintas akan hampir sama dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Meski terdapat akses tol di sisi Timur Yogyakarta, ia menyebut jalur padat justru dari sisi Utara.
"Kemarin padatnya area Tempel saat libur Nataru. Polanya arus mudik Lebaran juga akan sama, banyak di Tempel. Awalnya kami mengira di Prambanan, ternyata salah. Mungkin salah satunya karena biaya tol mahal," ujarnya.

Kawasan Malioboro mulai dipadati wisatawan jelang malam pergantian tahun. MI
Meski demikian, kepadatan di jalanan tetap akan dalam kadar hampir sama, khususnya di jalur-jalur utama. Pola kepadatan nantinya akan bergeser ke jalur-jalur wisata ketika melewati hari H Idulfitri.
"Jalan-jalan alternatif nanti juga kami informasikan kembali ke masyarakat. Semua jalur akan padat. Kami akan bekerja sama dengan kepolisian dan stakeholder mengatur lalu lintas," ucapnya.