Operasi gepeng di Kota Yogyakarta. Dokumentasi/Pemkot Yogyakarta
Satpol PP Kota Yogyakarta Intensifkan Operasi Gepeng saat Ramadan
Ahmad Mustaqim • 27 February 2026 13:32
Yogyakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta mengintensifkan operasi penjaringan gelandangan pengemis (gepeng) selama Ramadan 1447 H. Pasalnya, gepeng mulai tampak bermunculan selama ramadan.
"Operasi gepeng termasuk dalam salah satu operasi yang kami intensifkan dalam masa Ramadan ini, disamping terkait gangguan ketertiban umum yang lain," kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan pada Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto pada Jumat, 27 Februari 2026.
Dodi mengatakan dari hasil operasi pada pekan awal ramadan, terjaring dua gepeng. Rinciannya satu pengamen menggunakan obor ditemukan di simpang Giwangan dan satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jalan Kemendungan Giwangan.
"Keduanya lalu ke camp aessesment Dinas Sosial DIY karena penduduk luar kota dan ODGJ. Sejak Januari 2026 sampai sebelum puasa, Satpol PP Kota Yogyakarta juga sudah menertibkan 9 gepeng. Sedangkan selama tahun 2025 ditertibkan 148 gepeng," kata dia.

Operasi gepeng di Kota Yogyakarta. Dokumentasi/Pemkot Yogyakarta
Ia mengatakan personel bantuan juga diturunkan untuk operasi di tingkat kecamatan. Menurut dia, operasi juga merespon apabila terdapat laporan maupun aduan di lapangan.
Dodi menerangkan dalam penertiban gepeng, Satpol PP Kota Yogyakarta menggunakan Peraturan Daerah (Perda) DIY Nomor 1 Tahun 2014 tentang penanganan gelandangan dan pengemis. Selain itu, juga mengacu Perda Kota Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. Selain penertiban, langkah-langkah koordinasi dengan instansi terkait sekaligus sosialisasi kepada masyarakat melalui media sosial dan media luar juga terus dilakukan.
"Penertiban dan penjangkauan yang kami lakukan ini juga merupakan bagian dalam menyukseskan program Pak Wali Kota terkait zero gepeng di Kota Yogyakarta," ujar Dodi.
Baca Juga :
"Jadi ada dua pola yang kita terapkan dalam operasi gepeng ini. Jadi pintu masuk utama tetap nanti di shelter gepeng di Dinsosnakertrans kota di Pakualaman. Kalau memang itu warga luar Kota Yogyakarta akan kita kirimkan ke camp assessment Dinas Sosial DIY di Mergangsan," ujar Octo.