Natal Parlemen Dorong Penegakan Prinsip Kemanusiaan

Gedung DPR-MPR. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Natal Parlemen Dorong Penegakan Prinsip Kemanusiaan

Fachri Audhia Hafiez • 14 January 2026 17:49

Jakarta: MPR, DPR, dan DPD RI siap menggelar Perayaan Natal 2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Perhelatan yang dijadwalkan pada Kamis, 15 Januari 2026, ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas di tengah tantangan bangsa.

Ketua Panitia Perayaan Natal MPR, DPR, dan DPD, Martin D. Tumbelaka, menjelaskan bahwa acara akan terbagi dalam dua sesi utama, yakni ibadah syukur dan seremoni perayaan.

"Sama seperti tahun lalu, pukul 16.00 WIB kita mulai dengan ibadah Natal. Perayaannya akan berlangsung hingga pukul 20.30 WIB di ruangan yang sama. Kami juga menyelenggarakan Sekolah Minggu pada jam yang sama," ujar Martin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
 


Pihak panitia mengonfirmasi bahwa seluruh jajaran pimpinan MPR, DPR, dan DPD telah diundang untuk menghadiri acara tersebut. Namun, kehadiran fisik para pimpinan masih dalam tahap konfirmasi akhir.

"Kami sedang menunggu kepastian dari pimpinan DPR, mungkin nanti akan ada perwakilan yang hadir. Kami terus berkoordinasi," tambah Martin.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina Persekutuan Doa Oikumene (PDO) Parlemen Indonesia, Mercy Chriesty Barends, menekankan bahwa Natal membawa pesan mendalam mengenai kemanusiaan. Ia mengajak semua pihak untuk terus mengedepankan semangat gotong royong.

"Mari kita terus mengasah kepekaan dan solidaritas sosial. Jangan diam. Kita adalah mereka dan mereka adalah kita. Kesulitan mereka juga adalah kesulitan kita," tegas Mercy.


Ketua Panitia Perayaan Natal MPR, DPR, dan DPD, Martin D. Tumbelaka (tengah) dan Ketua Dewan Pembina Persekutuan Doa Oikumene (PDO) Parlemen Indonesia, Mercy Chriesty Barends (kanan). Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Ia menambahkan, penegakan prinsip kemanusiaan menjadi krusial di tengah situasi bangsa yang tidak mudah. Mercy berharap nilai-nilai religius dapat menjadi pemacu semangat bagi para anggota parlemen dalam melayani masyarakat.

"Prinsip penegakan kemanusiaan inilah yang paling penting. Saya percaya kuasa Tuhan terus menyertai kita semua untuk bekerja sebaik-baiknya demi melayani kepentingan masyarakat," pungkas Mercy.

Perayaan Natal 2025 MPR, DPR, dan DPD mengambil tema 'Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga' (Matius 1:21-24). Lalu, subtemanya yaitu, 'Mewujudnyatakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi setiap keluarga sebagai  manifestasi Kehadiran Allah di tengah bangsa Indonesia.'

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)