Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal Yandri Susanto. Foto: Media Indonesia
Gula Aren Organik Asal Pacitan Diekspor ke 3 Negara
Rahmatul Fajri • 14 February 2026 07:01
Jakarta: Produk gula aren organik dari Desa Temon, Pacitan, Jawa Timur, diekspor ke pasar global. Lebih dari 11 ton komoditas gula aren dilepas untuk diekspor ke Malaysia, Belanda, dan Australia.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, secara simbolis melepas ekspor tersebut. Yandri menilai hal ini menjadi bukti kemandirian desa.
"Ini penting untuk mendorong kemandirian ekonomi desa demi kemajuan negeri," kata Yandri dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 14 Februari 2026.
Pelepasan ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara Astra melalui Program Desa Sejahtera Astra dengan masyarakat setempat yang telah dirintis sejak 2025. Produk yang dikirimkan meliputi berbagai varian, mulai dari gula semut, gula cair, hingga bentuk inovatif mini cube.
"Kami mengapresiasi komitmen Astra yang secara konsisten mendampingi desa hingga mampu meningkatkan kapasitas usaha dan menembus pasar ekspor," kata Yandri.
Program pembinaan di Desa Temon dan empat desa sekitarnya (Karanggede, Karangrejo, Gondang, dan Ngreco) melibatkan sekitar 400 warga. Melalui penguatan kapasitas produksi dan standar mutu organik, pendapatan petani lokal dilaporkan meningkat signifikan antara 50 hingga 70 persen.

Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal Yandri Susanto. Foto: Media Indonesia
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengungkapkan bahwa keberhasilan ekspor ini didasari pada pendampingan berkelanjutan, mulai dari pelatihan sertifikasi hingga revitalisasi dapur bersih petani guna memenuhi standar keamanan pangan internasional. Untuk menembus pasar ketat seperti Belanda dan Australia, para petani telah dibekali audit Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) serta penerapan Internal Control System (ICS) Organik.
“Langkah ini menjadi tonggak penting bagi Astra dalam memperluas jangkauan pasar produk unggulan desa ke kancah global. Kami berharap ini memberikan manfaat ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat untuk masa depan Indonesia,” ungkap Boy.
Boy menjelaskan sejak diluncurkan pada 2018, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.280 desa di 34 provinsi. Hingga periode 2021-2025, sebanyak 548 desa binaan telah berhasil melakukan ekspor dengan total nilai transaksi mencapai Rp411 miliar.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com