PM Inggris Keir Starmer Serukan 'NATO yang Lebih Eropa' di Konferensi Munich

PM Inggris Keir Starmer. (Anadolu Agency)

PM Inggris Keir Starmer Serukan 'NATO yang Lebih Eropa' di Konferensi Munich

Willy Haryono • 14 February 2026 18:55

Munich: Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bahwa Eropa harus fokus mengurangi “beberapa ketergantungan” dan menyerukan pembentukan “NATO yang lebih Eropa.”

“Kita harus bergerak maju bersama untuk menciptakan NATO yang lebih Eropa,” kata Starmer dalam Konferensi Keamanan Munich di Jerman.

Ia menambahkan bahwa Eropa perlu fokus pada “mendiversifikasi dan mengurangi beberapa ketergantungan.”

Menyebut Eropa sebagai “raksasa yang sedang tertidur,” Starmer mengatakan perekonomian Eropa lebih dari 10 kali lipat lebih besar dibandingkan Rusia, serta memiliki “kapabilitas pertahanan yang besar.”

“Jika perlu, kita harus siap untuk bertempur, melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi rakyat kita, nilai-nilai kita, dan cara hidup kita,” ujarnya.

Starmer juga menyatakan bahwa Inggris bukan lagi “Inggris pada masa tahun-tahun Brexit.”

“Tidak ada keamanan Inggris tanpa Eropa, dan tidak ada keamanan Eropa tanpa Inggris. Itulah pelajaran sejarah — dan juga realitas hari ini,” katanya.

PM Starmer menegaskan kembali komitmen Inggris terhadap Pasal 5 klausul pertahanan kolektif NATO, yang menurutnya “sama mendalamnya seperti sebelumnya,” serta menyatakan bahwa Inggris akan memberikan bantuan jika diminta.

Ia juga mengumumkan bahwa Inggris akan mengerahkan kelompok kapal induknya ke Atlantik Utara dan wilayah Utara Tinggi tahun ini sebagai “demonstrasi kuat komitmen kami terhadap keamanan Euro-Atlantik.”

“Kami ingin menyatukan kepemimpinan kami dalam teknologi pertahanan dan kecerdasan buatan dengan Eropa untuk melipatgandakan kekuatan dan membangun basis industri bersama di seluruh benua, yang dapat mempercepat produksi pertahanan,” tambahnya.

Ia mengatakan hal itu memerlukan kepemimpinan untuk mendorong koherensi dan koordinasi yang lebih besar di seluruh Eropa. Starmer menyebut langkah tersebut dilakukan bersama Jerman dan Prancis dalam format E3, bekerja sama erat dengan mitra Uni Eropa, khususnya Italia dan Polandia, serta dengan Norwegia, Kanada, dan Turki.

Baca juga:  Prancis Tegaskan Eropa Mampu Jaga Keamanan Sendiri Tanpa Bantuan AS

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)