Lahan kosong di jalan Tarumanegara, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) kebakaran. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Kebakaran Lahan Kosong di Tangsel Belum Padam, 12 Warga Sesak Napas
Hendrik Simorangkir • 4 September 2026 20:35
Tangerang: Lahan kosong di Jalan Tarumanegara, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), terbakar sejak Kamis, 3 September 2026. Hingga kini, api belum padam dan membuat 12 warga sesak napas.
"Kebakaran dilaporkan pertama kali pada Kamis (3 September 2026) pukul 11.00 WIB. Di bawah lahan kosong yang mengalami kebakaran terdapat tumpukan sampah, sehingga membuat api sulit dipadamkan," ujar Kepala Bidang Operasional Pemadam Kebakaran Tangsel, Omay Kumarudin, Jumat, 4 September 2026.
Untuk mencapai titik api di area bawah, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Tangsel. Alat berat dikerahkan untuk mengurai area tersebut agar titik api dapat dijangkau.
"Hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran itu terjadi. Kami masih fokus melakukan pemadaman," kata Omay.
Pihaknya menerjunkan sebanyak delapan armada gabungan untuk memadamkan api di lokasi kejadian. "Untuk pemadaman hari ini kita meluncurkan 6 unit, terus dibantu dari DKI ada 2 unit, jadi jumlah 8. Untuk personel kurang lebih untuk hari ini 36 orang," jelas Omay.
Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan 12 warga mengalami sesak napas akibat kebakaran lahan kosong tersebut. Berdasarkan keterangan Puskesmas Pisangan, mereka telah mendapat penanganan dari petugas kesehatan yang bersiaga di lokasi.
"12 orang yang sesak nafas itu yang tinggal di dekat lokasi kebakaran. Saat ini mereka telah pulang ke rumah masing-masing," tutur Bambang.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Selain itu, Bambang mengatakan kebakaran tersebut berdampak pada kegiatan belajar mengajar di Sekolah Nusantara. Sekolah diliburkan sementara hingga proses pemadaman selesai.
"Sekolah itu lokasinya berdekatan dengan lokasi kebakaran. Kami sudah memberikan imbauan kepada pihak sekolah untuk sementara waktu meliburkan siswanya. Karena kami berpikir untuk ke depannya efek dari asap ini, asap kebakaran yang akan mengganggu pada saluran pernapasan," ungkap Bambang.