BPBD NTB Pastikan Aspek Mitigasi Masuk dalam Pemulihan Desa Adat Sade

Kebakaran telah menghanguskan permukiman adat Suku Sasak di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, NTB. Foto: Dok. Kemenbud.

BPBD NTB Pastikan Aspek Mitigasi Masuk dalam Pemulihan Desa Adat Sade

Lukman Diah Sari • 28 August 2026 15:36

Mataram: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan aspek ketangguhan bencana menjadi bagian penting dalam rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan rumah warga di Dusun Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah. Kepala BPBD NTB, Sadimin, mengatakan penanganan musibah kebakaran di perkampungan adat tersebut saat ini masih berada dalam tahap tanggap darurat.

"Ke depannya ada banyak perbaikan. Saat ini baru tahap tanggap darurat, kemudian nanti berlanjut ke rencana rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Sadimin di Mataram, Jumat, 28 Agustus 2026, melansir Antara.

Sadimin menuturkan rekonstruksi tidak hanya diarahkan untuk membangun kembali rumah-rumah adat yang terdampak kebakaran, tetapi sekaligus menata kawasan agar lebih aman dan memiliki kesiapsiagaan lebih baik dalam menghadapi potensi bencana.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah akses kendaraan pemadam kebakaran ke kawasan permukiman adat yang selama ini menjadi kendala ketika terjadi kebakaran.

Sadimin menuturkan, proses rekonstruksi nantinya tidak hanya diarahkan untuk membangun kembali rumah-rumah adat yang terdampak kebakaran, tetapi sekaligus menata kawasan agar lebih aman dan memiliki mitigasi bencana yang lebih baik. BPBD NTB memproyeksikan nilai kerugian akibat kebakaran ini mencapai hampir Rp34 miliar.


Polisi memasang garis kuning pembatas agar warga tidak menerobos masuk ke lokasi terdampak kebakaran di Dusun Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (23/8/2026). ANTARA/Sugiharto Purnama

Kebakaran di Dusun Adat Sade terjadi pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 Wita. Api yang diduga bermula dari salah satu rumah warga dengan cepat merembet lantaran bangunan sebagian besar menggunakan material mudah terbakar, seperti kayu, bambu, dan ilalang.

Dusun Adat Sade merupakan salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok yang berdiri sejak abad ke-16 dan diwariskan selama 15 generasi. Kawasan ini dikenal luas sebagai destinasi wisata budaya yang melestarikan tradisi Suku Sasak.

(Lukman Diah Sari)