Para penyintas gempa bumi ikut diberdayakan menjadi relawan di dapur umum yang didirikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). ANTARA/HO-Baznas RI
Baznas Dirikan 16 Pos Layanan Kemanusiaan Bantu Penyintas Gempa NTT
Siti Yona Hukmana • 29 August 2026 17:34
Jakarta: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendirikan 16 pos layanan di sejumlah wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mempercepat penanganan kebutuhan penyintas. Keberadaan pos layanan untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan.
"Yang kami upayakan adalah bagaimana masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar selama berada dalam situasi darurat. Karena itu, layanan kami dibuat menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di masing-masing titik," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, dilansir Antara, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Ia menyampaikan, keberadaan pos layanan menjadi bagian dari respons kemanusiaan Baznas untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan. Menurut dia, respons Baznas tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan logistik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar penyintas tetap terpenuhi selama berada dalam kondisi darurat.
"Dapur umum dan dapur air juga ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh makanan serta air bersih. Sementara itu, layanan kesehatan diberikan untuk membantu memantau dan menangani kondisi kesehatan penyintas, khususnya warga yang berada di lokasi pengungsian dan membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan," ujar Sodik.

Warga melintas di bangunan yang rusak akibat gempa NTT. Foto: Antara
Sodik menyampaikan, Baznas juga mendirikan masjid darurat di sejumlah lokasi yang diharapkan dapat kembali menyediakan ruang bagi warga untuk menjalankan ibadah di tengah kondisi pascabencana. Ia menambahkan Baznas melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat penyintas gempa.
"Layanan-layanan Baznas juga memungkinkan untuk terus bertambah, kami akan terus bergerak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Semoga ikhtiar ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," kata Sodik.