Salah satu properti yang dipamerkan di Danantara Housing Expo 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Ragam Properti Rp120 Juta hingga Rp3 Miliar di Danantara Housing Expo
Ade Hapsari Lestarini • 30 August 2026 19:12
Tangerang: Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) melalui Danantara Housing Expo 2026 menawarkan beragam pilihan properti dengan harga mulai Rp120 juta hingga Rp3 miliar.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan variasi harga tersebut disiapkan untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat, mulai dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga konsumen di segmen menengah dan premium.
"Kalau tadi kita lihat, bervariasi dari harga tadi kita lihat bersama di harga Rp120 juta sampai dengan yang tertinggi di level Rp2 miliar atau Rp3 miliar. Jadi, kita meng-cover semua segmen yang ada," kata Rosan saat membuka Danantara Housing Expo 2026 di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, dilansir Antara, Minggu, 30 Agustus 2026.
Rosan mengatakan, pameran yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 tersebut menghadirkan lebih dari 120 ribu pilihan properti dari lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta.
Pilihan properti tersebut dibagi ke dalam sejumlah zona, yakni First Home, Family Home, dan Premium Living, yang masing-masing menyasar kebutuhan dan kemampuan pembelian konsumen yang berbeda.

Salah satu properti yang dipamerkan di Danantara Housing Expo 2026. Foto: Metrotvnews.com/Shelsa.
12 pengembang BUMN bawa 16.559 unit
Khusus pengembang BUMN, sebanyak 12 pengembang membawa sekitar 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi, dengan nilai inventori properti yang ditawarkan mencapai Rp9,79 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.611 unit merupakan hunian untuk MBR, sedangkan 9.948 unit lainnya merupakan hunian non-MBR.
Rosan mengatakan penyediaan rumah dalam berbagai rentang harga tersebut merupakan bagian dari dukungan Danantara dan ekosistem BUMN terhadap program tiga juta rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Menurut dia, kebutuhan hunian masih besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2026, terdapat sekitar 9,29 juta rumah tangga yang belum memiliki rumah. Selain itu, sekitar 18 juta rumah tangga masih tinggal di hunian yang belum memenuhi standar kelayakan.
"Angka-angka tersebut menunjukkan memang kebutuhan rumah ini menjadi hal yang sangat prioritas," ujar Rosan.
Untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah, Danantara juga menggandeng bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyediakan skema pembiayaan dengan uang muka mulai satu persen dan suku bunga.