Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diperdiksi H-3 Lebaran

Warga mudik menggunakan bus. Foto: MI

Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diperdiksi H-3 Lebaran

Athiyya Nurul Firjatillah • 7 March 2026 18:31

Jakarta: Puncak arus mudik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran 2026. Lonjakan jumlah penumpang diperkirakan terlihat sepekan sebelum lebaran.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, memperdiksi aktivitas keberangkatan penumpang diperkirakan meningkat, sejak H-7 Lebaran 2026. Atau, sekitar 13–14 Maret 2026.

Lonjakan awal diprediksi terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu hingga Minggu, 14–15 Maret 2026. Sementara itu, puncak keberangkatan bus AKAP diperkirakan terjadi pada Rabu hingga Kamis, 18–19 Maret 2026, atau sekitar H-3 hingga H-2 Lebaran 2026.

Setelah periode tersebut, jumlah penumpang diperkirakan mulai menurun. “Penurunan mulai 20 Maret malam karena sebagian besar sudah berangkat,” ujar Nur Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu, 7 Maret 2026.
 


Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola Terminal Kalideres melakukan berbagai persiapan teknis. Salah satunya, melalui pemeriksaan kendaraan berupa pra-ramp check dan ramp check.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan armada bus yang beroperasi berada dalam kondisi laik jalan. Sebelum, melayani perjalanan penumpang.

“Ya benar harapannya semua bus yang berangkat dalam kondisi laik jalan, dan penumpang selamat sampai tujuan,” tambah Nur Prasetyo.

Selain itu, pihak terminal menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan guna menunjang kenyamanan penumpang selama periode angkutan Lebaran. Pengelola terminal juga menyiapkan dukungan pengamanan selama periode mudik.


Pengecekan bus untuk mudik. Foto: Istimewa

“Fasilitas tambahan selama angkutan lebaran ruang laktasi, ruang kesehatan, pemeriksaan kesehatan, ruang istirahat pengemudi, posko keamanan terpadu, ruang tunggu tambahan untuk penumpang,” kata Nur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)