Musisi Tantri Syalindri Ichlasari atau yang dikenal dengan Tantri Kotak. Foto: ANTARA/Aji Cakti.
Melayat ke Rumah Duka, Tantri Kotak: Vidi Aldiano Orang Baik
Fachri Audhia Hafiez • 8 March 2026 05:29
Jakarta: Kabar duka menyelimuti industri hiburan Tanah Air atas meninggalnya penyanyi sekaligus penulis lagu kenamaan, Vidi Aldiano, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Sejumlah musisi dan sahabat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kecapi, Jakarta Selatan, termasuk personel grup band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari dan Swasti Sabdastantri (Chua).
"Minta tolong dibukakan pintu maaf untuk Vidi, karena saya yakin Vidi orang baik, banyak yang mendoakan," ujar Tantri saat melayat ke rumah duka di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Vidi Aldiano, yang lahir pada 29 Maret 1990, mengembuskan napas terakhirnya dengan meninggalkan jejak karier yang gemilang sejak akhir era 2000-an. Namanya mulai melejit di panggung musik nasional setelah merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada tahun 2008 yang menonjolkan karakter vokal pop yang khas.
Sepanjang perjalanan seninya, musisi berbakat ini telah melahirkan deretan karya populer yang membekas di hati penggemar, seperti album Yang Kedua (2011), Persona (2016), hingga Senandika (2018). Beberapa tembang hit seperti Status Palsu, Datang dan Kembali, serta karya terbarunya w u at (2023) menjadi bukti eksistensinya yang tak lekang oleh waktu.

Vidi Aldiano. Foto: Dok. Instagram.
Dedikasi Vidi di dunia musik juga telah diakui lewat berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya kategori Artis Solo Pria Pop Terbaik pada ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2009 serta Male Singer of the Year dalam Indonesian Choice Awards 2015. Kepergian Vidi menjadi kehilangan besar bagi ekosistem musik pop di Indonesia.