Israel dan Hizbullah terlibat aksi saling serang dari waktu ke waktu. (EPA-EFE)
Hizbullah Gempur Tiga Basis Militer Israel, Balasan atas Serangan ke Lebanon
Muhammad Reyhansyah • 3 March 2026 15:57
Beirut: Hizbullah mengaku telah menyerang tiga pangkalan militer Israel sebagai respons atas serangan yang menghantam basis-basis kelompok tersebut di Lebanon, termasuk kawasan pinggiran selatan Beirut.
“Sebagai respons atas agresi kriminal Israel terhadap puluhan kota dan desa di Lebanon. Pejuang Hizbullah menyerang pangkalan udara Ramat David dan pangkalan Meron di Israel utara dengan menggunakan drone,” demikian pernyataan Hizbullah dalam sejumlah rilis terpisah, seperti dikutip Asharq Al-Awsat, Selasa, 3 Maret 2026.
Hizbullah juga mengklaim telah menyerang satu pangkalan Israel di Dataran Tinggi Golan dengan rentetan roket.
Militer Israel sehari sebelumnya berjanji akan meningkatkan intensitas serangan ke Lebanon dan membuat Hizbullah membayar “harga mahal” setelah kelompok itu meluncurkan roket dan drone ke wilayah Israel.
Tak lama setelah tengah malam, Hizbullah menyatakan serangan tersebut merupakan “tindakan defensif” menyusul lebih dari setahun serangan Israel yang terus berlangsung meski terdapat gencatan senjata.
Sementara itu, militer Israel mengatakan telah menggempur target-target Hizbullah, termasuk “pusat komando dan fasilitas penyimpanan senjata” di pinggiran selatan Beirut.
Di tengah eskalasi, pemerintah Lebanon pada Senin kemarin mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan melarang aktivitas militer dan keamanan Hizbullah. Keputusan tersebut memicu kecaman dari kelompok yang didukung Iran itu.
Hizbullah memiliki perwakilan di pemerintahan dan parlemen Lebanon. Langkah pelarangan itu diambil beberapa jam setelah kelompok tersebut mengumumkan telah meluncurkan roket dan drone ke arah Israel pada Senin dini hari sebagai balasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Baca juga: Israel Klaim Tewaskan Kepala Intelijen Hizbullah dalam Serangan ke Lebanon