Ilustrasi kedelai. Dok. MI
Ekosistem Kedelai Produktif Dibangun untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional
Achmad Zulfikar Fazli • 14 September 2026 13:03
Jakarta: Sejumlah pihak berupaya membangun ekosistem kedelai yang produkti dan berkelanjutan dalam mendukung program swasembada pangan di Indonesia. Langkah ini juga dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor kedelai.
Salah satu upaya membangun ekosistem kedelai tersebut dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PTPN Group dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) pada Jumat, 11 September 2026. Kesepakatan ini menjadi momentum penting dimulainya kolaborasi strategis dalam mengembangkan ekosistem kedelai nasional secara komprehensif, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Ruang lingkup kolaborasi antara PTPN Group dan PT KUAB dilakukan menyeluruh dan terstruktur. Kerja sama ini mencakup lima fokus utama, yakni pemanfaatan potensi lahan milik PTPN Group, pembangunan pusat pengembangan benih kedelai, pengembangan teknologi budi daya kedelai yang modern, transfer teknologi dan pengetahuan, dan penyediaan varietas unggul dan dukungan pendanaan.
Untuk memastikan keberhasilan inisiatif ini, PTPN Group akan mengoptimalkan seluruh kompetensi, pengalaman panjang dalam pengelolaan perkebunan, serta potensi aset perusahaan sebagai langkah strategis mendukung program pemerintah Indonesia.
Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan implementasi kerja sama ini akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan terukur.
"Program ini akan dijalankan secara bertahap agar kesiapan lahan, produktivitas tanaman, model bisnis, dan keberlanjutannya dapat diuji secara objektif," ujar Denaldy dalam keterangan tertulis, Senin, 14 September 2026.

PTPN Group dan PT Karya Unggulan Anak Bangsa (KUAB) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk membangun ekosistem kedelai. Dok. Istimewa
Inisiatif pengembangan kedelai nasional ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah. Dalam kesempatan ini, Utusan Khusus Presiden RI, Hashim S. Djojohadikusumo, menyampaikan pandangannya mengenai urgensi program ini bagi ketahanan pangan bangsa.
"Saya kira ini sangat strategis untuk swasembada pangan kedelai. Saya menyampaikan terima kasih kepada PTPN. Ini suatu kerja sama yang sangat strategis untuk bangsa Indonesia," tutur Hashim.
Melalui penandatanganan MoU ini, PTPN Group dan PT KUAB berharap ekosistem kedelai yang terintegrasi dapat segera direalisasikan. Sehingga, mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketersediaan pangan nasional dan kesejahteraan para petani kedelai di Indonesia.