Ilustrasi - Salah satu titik papan Jalan Malioboro. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim.
80% Wilayah Indonesia Masuk Kemarau, Yogyakarta 131 Hari Tanpa Hujan
Fachri Audhia Hafiez • 14 September 2026 19:45
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran data monitoring perkembangan musim dan deret Hari Tanpa Hujan (HTH) per 10 September 2026. Berdasarkan analisis BMKG, sebanyak 80,7 persen atau 564 Zona Musim (ZOM) di Indonesia kini telah memasuki musim kemarau, sementara wilayah yang mengalami musim hujan hanya sebesar 3,1 persen (22 ZOM) dan Tipe 1 Musim sebanyak 16,2 persen (113 ZOM).
"Hai Sobat Iklim! Tahukah kamu, hingga pemutakhiran 10 September 2026, Zona Musim di Indonesia dominan mengalami musim kemarau. Namun demikian, banyak provinsi yang mengalami tidak hujan selama lebih dari 1 bulan," tulis akun Instagram resmi BMKG, @infobmkg dikutip Senin malam, 14 September 2026.
Dalam rilis tersebut, BMKG mencatat deret HTH kategori Ekstrem Panjang tersebar di 17 provinsi di Indonesia, dengan durasi terlama tercatat di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yang mencapai 131 hari tanpa hujan.

Ilustrasi kemarau. Foto: Pexels.com.
Berikut adalah daftar 17 daerah yang mengalami HTH Ekstrem Panjang:
- DI Yogyakarta: 131 Hari
- Jawa Tengah: 130 Hari
- Jawa Timur: 129 Hari
- Nusa Tenggara Timur (NTT): 118 Hari
- Nusa Tenggara Barat (NTB): 115 Hari
- Bali: 113 Hari
- Jawa Barat: 110 Hari
- Banten: 108 Hari
- Sulawesi Selatan: 102 Hari
- Maluku: 94 Hari
- Sulawesi Barat: 91 Hari
- Kalimantan Selatan: 89 Hari
- Kalimantan Tengah: 89 Hari
- Sulawesi Tenggara: 89 Hari
- Gorontalo: 89 Hari
- Sulawesi Utara: 88 Hari
- Maluku Utara: 86 Hari
Atas kondisi tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap tiga ancaman bencana dampak kemarau panjang, yakni kekeringan pertanian, kelangkaan air bersih, serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dan hemat dalam mengonsumsi air bersih, sementara untuk wilayah yang masih sering diguyur hujan diminta memastikan kebersihan saluran air guna mencegah genangan.