Titik Hotspot Karhutla Turun, Menhut Sebut Ada Progres Baik Kerja Kolektif

Menhut Raja Juli Antoni (kiri) memberikan laporan dalam Rakor Penanganan Karhutla yang dipimpin oleh Menko Polkam Djamari Chaniago dalam peninjauan di Palembang, Sumsel. Foto: ANTARA/HO-Kemenhut.

Titik Hotspot Karhutla Turun, Menhut Sebut Ada Progres Baik Kerja Kolektif

Fachri Audhia Hafiez • 19 September 2026 09:14

Palembang: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melaporkan tren penurunan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara nasional. Hal ini disebut sebagai bentuk keberhasilan sinergi seluruh pihak terkait di lapangan.

"Jadi, ada progres baik kerja kolektif kita," ujar Raja Juli saat menyampaikan laporan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang dipimpin Menko Polkam Djamari Chaniago di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), dilansir Antara, Jumat, 18 September 2026.
 


Raja Juli memaparkan, berdasarkan data nasional, jumlah hotspot tercatat sebanyak 1.308 titik pada 14 September 2026. Angka tersebut kemudian terus menurun menjadi 1.042 titik pada 15 September, hingga menyusut signifikan mencapai sekitar 340 titik pada 17 September 2026.

Meski secara nasional menurun, Raja Juli mengingatkan bahwa wilayah Sumatra Selatan masih mencatatkan angka hotspot yang relatif tinggi. Yakni, berada pada kisaran 216 hingga 249 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confident).

"Hotspot tidak selalu menjadi fire spot, Pak. Tapi ini high confident, kira-kira 80 persen kebenarannya nanti BPBD-nya turun memakai pesawat patroli. Cek yang angka-angka tadi dan kemudian kita terjemahkan menjadi peta perjuangan kita pada hari ini dan pada besok," kata Raja Juli.


Menhut Raja Juli Antoni (kiri) dan Menko Polkam Djamari Chaniago (kanan). Foto: Dok. Istimewa.

Atas capaian penurunan tersebut, Raja Juli mengapresiasi kerja keras lintas unsur mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, hingga elemen masyarakat. Ia menegaskan kolaborasi ini harus terus dipertahankan untuk memadamkan sisa titik api sekaligus mencegah potensi kebakaran berulang.

Rakor tersebut turut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru. Menko Polkam Djamari Chaniago menyampaikan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto atas perjuangan tim gabungan di lapangan dan meminta seluruh pimpinan satgas berfokus memenangkan pertempuran melawan karhutla dalam waktu singkat.

(Fachri Audhia Hafiez)