Ular Piton 5 Meter Masuk Rumah Warga di Aceh Barat

Petugas BPBD Aceh Barat mengevakuasi seekor ular piton dari halaman rumah warga di Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, kabupaten setempat. Hingga Kamis (14/5/2026) siang predator tersebut sudah dilepaskan ke alam liar yang jauh dari permu

Ular Piton 5 Meter Masuk Rumah Warga di Aceh Barat

Lukman Diah Sari • 14 May 2026 12:47

Meulaboh: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat mengevakuasi seekor ular piton sepanjang lima meter, yang masuk ke rumah warga di Desa Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Laporan diterima sekitar pukul 08.30 WIB.

"Ular tersebut ditemukan di kediaman milik Zainudin Daud, yang kemudian melaporkannya ke BPBD Aceh Barat karena merasa terancam,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronal di Meulaboh, Kamis, 14 Mei 2026, melansir Antara.

Setelah menerima laporan dari pemilik rumah, Tim Rescue dan Damkar Regu 2 BPBD Aceh Barat bergerak ke lokasi menggunakan satu mobil operasional D-Max untuk melakukan penanganan. Evakuasi dilakukan oleh empat personel terlatih dari Regu 2 yang terdiri dari Irsal Gusfandi, Heri Yusmadi, Irvarinal, serta Zamzami.

Meski ukuran ular cukup besar dan memiliki tenaga yang kuat, tim berhasil mengamankan ular tersebut dengan peralatan khusus tanpa ada korban luka, baik dari pihak warga maupun petugas. Setelah berhasil ditangkap, petugas langsung membawa ular tersebut untuk dilepaskan kembali ke habitat aslinya.

"Ularnya memiliki panjang sekitar lima meter. Saat ini ular tersebut sudah kami lepasliarkan kembali ke wilayah hutan yang jauh dari pemukiman warga agar tidak lagi masuk ke area rumah penduduk," kata Teuku.

Petugas BPBD Aceh Barat mengevakuasi seekor ular piton dari halaman rumah warga di Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, kabupaten setempat. Hingga Kamis (14/5/2026) siang predator tersebut sudah dilepaskan ke alam liar yang jauh dari permukiman masyarakat. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat

BPBD mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Barat agar tetap waspada, terutama saat musim hujan atau kondisi lingkungan yang lembap yang seringkali memicu hewan melata masuk ke pemukiman. Ia meminta warga untuk segera menghubungi BPBD jika menemukan gangguan serupa.

“Alhamdulillah, kegiatan evakuasi berjalan lancar dan selesai dengan selamat,” ucap Teuku.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)