Jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 5 Debarkasi Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu, 7 Juni 2026. ANTARA/HO-Kominfo Mataram.
Jemaah Haji Mataram Diminta Proaktif Cek Kesehatan Setelah Pulang dari Tanah Suci
Silvana Febiari • 11 June 2026 17:16
Mataram: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tengara Barat (NTB) mengingatkan jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Air waspada terhadap kondisi kesehatan. Jemaah diminta proaktif melakukan pengecekan kesehatan ketika ada indikasi gangguan kesehatan.
"Petugas kami di 11 puskesmas se-Kota Mataram siap melayani jemaah haji yang sudah pulang untuk melakukan cek kesehatan sebagai langkah antisipasi," kata Kepala Dinkes Kota Mataram Emirald Isfihan, dilansir dari Antara, Kamis, 11 Juni 2026.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan jemaah haji setelah kepulangan saat ini sudah berbeda dengan masa Covid-19 yang menerapkan karantina dan kunjungan tim ke rumah-rumah jemaah. Tahun ini, Dinkes meminta jemaah haji untuk lebih aktif datang ke layanan kesehatan terdekat ketika mengalami gangguan kesehatan.
"Namun jika ada jemaah yang tidak bisa datang ke puskesmas, petugas kami siap turun," ucapnya.
Emirald mengatakan jemaah haji Kloter 5 yang merupakan kloter utuh asal Kota Mataram berjumlah 392 orang. Mereka tiba di Mataram pada Minggu petang, 7 Juni 2026 dan hingga saat ini belum ada laporan keluhan kesehatan serius.
Oleh karena itu, petugas puskesmas hanya memberikan edukasi serta mengingatkan jemaah yang baru pulang untuk beristirahat dan menjaga kesehatan agar tetap segar dan sehat sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Petugas puskesmas juga aktif melakukan komunikasi dengan jamaah melalui grup WhatsApp (WA) yang sudah ada sejak awal pemeriksaan kesehatan jamaah sebelum berangkat.
"Kalau penyakit batuk dan flu, itu memang sudah biasa terjadi karena masih beradaptasi dengan perubahan cuaca," ujarnya.

Kelompok Terbang (Kloter) 3 asal Kabupaten Lombok Barat, Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat tiba di Asrama Haji NTB di Mataram. ANTARA/HO-Kemenhaj NTB
Sebelumnya, kondisi kesehatan jemaah haji Kota Mataram saat tiba di Tanah Air mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kota Mataram. Terutama, pada jemaah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi.
"Alhamdulillah, sebelum berangkat kami juga terus mengingatkan jemaah, begitu juga pada petugas agar memberikan perhatian dan layanan maksimal kepada jemaah terutama lansia dan risiko tinggi," ungkapnya.
Jemaah haji asal Kota Mataram tahun 2026 terbagi menjadi tiga kloter yakni Kloter 5, Kloter 10, dan Kloter 15. Total peserta haji 2026 sekitar 809 orang.
Dari tiga kloter itu yang sudah tiba baru jemaah kloter 5. Kloter 10 dijadwalkan tiba minggu ini, sedangkan Kloter 15 di jadwalkan minggu depan.