Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
IHSG Dibuka di Zona Hijau, Naik 53 Poin
Eko Nordiansyah • 5 February 2026 09:29
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini dibuka ke zona hijau, melanjutkan tren penguatan sejak kemarin. Pada pembukaan perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, IHSG berada di posisi 8.154,604.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.23 WIB, IHSG langsung menguat 53,216 poin setara 0,65 persen ke level 8.199,933. IHSG berada di level tertinggi 8.209,021 dan terendah 8.140,293.
Adapun sebanyak 392 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 193 saham lainnya melemah dan 124 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp3,609 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 6,559 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp14.823,522 triliun.
Baca Juga :
Rupiah Pagi Dibuka ke Rp16.797 per USD
(1).jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
IHSG berpotensi melemah terbatas
Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin, 4 Februari, ditutup naik 0,3 persen, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,42 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BUMI, ANTM, ASII, TLKM dan BBNI.Sementara itu, Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026. Tekanan datang terutama dari saham-saham teknologi, seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa rally saham kecerdasan buatan (AI) mulai mendekati titik jenuh. Indeks S&P 500 turun 0,51 persen, dan Nasdaq melemah 1,51 persen. Namun, Dow Jones Industrial Average naik 0,51 persen.
Sementara itu, saham Advanced Micro Devices (AMD) anjlok setelah proyeksi pendapatan kuartalan meleset dari ekspektasi pasar. AMD juga memberi sinyal tengah menghadapi persaingan berat dengan raksasa chip AI, Nvidia. Saham Nvidia ikut turun.
Palantir turut tertekan, membalikkan kenaikan tajam sehari sebelumnya yang dipicu kinerja penjualan kuartalan yang kuat. Alphabet juga melemah menjelang rilis laporan keuangan, di tengah perhatian investor terhadap seberapa besar investasi masif Google di AI berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan.
Di sisi lain, bursa Asia-Pasifik naik pada perdagangan Rabu, berbeda dengan penurunan Wall Street setelah aksi jual saham teknologi AS membebani sentimen pasar.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,78 persen, sedangkan Topix naik 0,27 persen. Hang Seng Hong Kong menguat 0,08 persen, Taiex Taiwan naik 0,29 persen, dan S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,80 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi melesat 1,57 persen dan Kosdaq naik 0,45 persen.
"Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG berpotensi untuk melemah terbatas hari ini, menunggu rilis data GDP Indonesia hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 8030-8120 dan Resist IHSG: 8200-8230," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam risetnya.