Kronologis Kapal Nelayan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar

Pihak kepolisian saat melakukan penyelidikan terkait penyebab kapal yang meledak di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Februari 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin

Kronologis Kapal Nelayan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar

Muhammad Syawaluddin • 3 February 2026 12:36

Makassar: Sebuah kapal milik nelayan meledak saat berlabuh di Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Peristiwa itu mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan ledakan kapal yang mengakibatkan sejumlah nelayan mengalami luka berat terjadi sekitar 4.30 WITA. "Peristiwa tersebut melibatkan sebuah kapal nelayan KM. Risnawati Indah," kata Adil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Februari 2026.

Saat itu, kapal yang dinakhodai oleh pria bernama Culli Dg Ewa tersebut hendak memasuki kawasan pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan. "Kejadian bermula saat salah satu ABK menyalakan mesin kapal yang digunakan untuk penerangan," jelasnya. 
 


Pada saat itu, terlihat cahaya atau kilatan dari bagian depan kapal yang menjalar hingga ke area mesin. Tak lama kemudian, terjadi ledakan.

"Ledakan itu mengakibatkan seluruh awak kapal meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri," ungkapnya. 

Akibat ledakan tersebut, seluruh nelayan di kapal mengalami luka-luka. Saat ini, mereka telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

Beberapa korban yang telah dievakuasi masing-masing Dg Ewa (juragan kapal) mengalami luka-luka, Dg Lantik mengalami patah kaki kiri, Aldi mengalami luka pada bagian wajah, Dg Ngitung mengalami luka pada wajah, Rahmat (buruh angkut) mengalami luka pada kaki kiri.

Kemudian, Dg Rani mengalami luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan, Bayong alias Sija tidak mengalami luka, namun menjalani perawatan intensif, Putra mengalami luka bakar pada bagian punggung.

Selanjutnya, Dg Tangga mengalami luka pada lengan kiri dan kaki kanan. Terakhir Sampara Jarung Dg Tujuh tidak mengalami luka.

"Seluruh korban saat ini dirawat sementara di untuk mendapatkan perawatan dan observasi medis lebih lanjut," jelasnya. 


Pihak kepolisian saat melakukan penyelidikan terkait penyebab kapal yang meledak di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Februari 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin


Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. Polisi telah melakukan langkah pengamanan lokasi serta pengumpulan keterangan saksi guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Sebagai tindak lanjut kejadian tersebut, INAFIS Polres Pelabuhan Makassar bersama Ditpolairud Polda Sulawesi Selatan telah turun langsung ke lokasi kejadian. Mereka melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan mendalam.

"Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti terjadinya ledakan, sekaligus mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan para saksi," ujarnya. 

Pihak berwenang mengimbau seluruh nelayan dan pengguna jasa pelabuhan untuk tetap mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat menggunakan mesin dan peralatan kapal. Mereka juga diminta menunggu hasil resmi penyelidikan sebelum menyimpulkan penyebab kejadian.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)