Granat Aktif Diduga Peninggalan Perang Ditemukan di Objek Wisata Bantul

Seorang warga menunjukkan granat tangan jenis nanas yang ditemukan saat penggalian pondasi bangunan di kawasan objek wisata Karstubing, Dusun Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin, 6 Juli 2026. (ANTARA/HO-Humas Polres B

Granat Aktif Diduga Peninggalan Perang Ditemukan di Objek Wisata Bantul

Silvana Febiari • 7 July 2026 21:16

Bantul: Polres Bantul bersama Tim Gegana Satuan Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memusnahkan sebuah granat tangan jenis nanas yang masih aktif. Granat tersebut ditemukan dua pekerja saat menggali pondasi bangunan di kawasan objek wisata Karstubing, Dusun Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Bantul.

"Granat tersebut ditemukan ketika dua orang pekerja menggali tanah untuk membuat pondasi kamar mandi," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, dilansir dari Antara, Selasa, 7 Juli 2026.

Menurut Rita, granat tersebut ditemukan dalam kondisi terkubur sedalam sekitar 10 sentimeter. Granat itu diduga merupakan peninggalan masa perang.
 


"Berdasarkan keterangan warga sekitar, granat itu diduga merupakan peninggalan zaman perang yang selama ini tertimbun di lokasi tersebut," ungkapnya. 

Pengelola objek wisata kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Polsek Sedayu. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda DIY untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.

"Setelah menemukan benda mencurigakan, para pekerja tidak berani memindahkannya, pengelola objek wisata segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Sedayu agar dilakukan penanganan sesuai prosedur," ujarnya.

Hasil identifikasi Tim Gegana menunjukkan granat tangan jenis nanas tersebut masih aktif. Petugas kemudian melakukan pemusnahan untuk mencegah potensi bahaya bagi masyarakat.

"Harus segera dilakukan disposal demi menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi," kata Rita.


Seorang warga menunjukkan granat tangan jenis nanas yang ditemukan saat penggalian pondasi bangunan di kawasan objek wisata Karstubing, Dusun Surobayan, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin, 6 Juli 2026. (ANTARA/HO-Humas Polres B


Sebelum proses disposal, Tim Gegana bersama personel Polsek Sedayu mensterilkan area sekitar untuk memastikan keamanan. Petugas melakukan peledakan pertama sekitar pukul 12.50 WIB.

"Pada peledakan pertama, yang hancur baru bagian cangkangnya sehingga Tim Gegana memutuskan melakukan disposal ulang agar seluruh bagian granat benar-benar dinyatakan aman," paparnya.

Rita mengatakan peledakan kedua dilakukan sekitar pukul 13.05 WIB. Seluruh bagian granat berhasil dimusnahkan, sehingga tidak lagi membahayakan lingkungan sekitar.

"Setelah dilakukan peledakan kedua, granat berhasil dihancurkan dan dinyatakan sudah tidak membahayakan lagi," ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga sebagai bahan peledak. Masyarakat diminta segera melaporkannya kepada polisi agar dapat ditangani personel berkompetensi dengan peralatan khusus.

"Segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus," ujarnya.

(Silvana Febiari)