Segera Mengaspal! Rute Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipetakan

Bus TransJatim koridor Malang Raya melintas di Jalan Letjen Wiyono, Kota Malang, Jawa Timur. ANTARA/Ananto Pradana

Segera Mengaspal! Rute Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipetakan

Daviq Umar Al Faruq • 7 July 2026 12:52

Malang: Rencana kehadiran bus TransJatim Koridor II di wilayah Malang Raya kini memasuki fase krusial pemetaan rute oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. Langkah ini dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai dinamika sosial agar kehadiran angkutan massal tersebut berjalan mulus.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Jawa Timur, Cito Eko Yuly Saputro, menyebut pembahasan rute masih intensif dilakukan bersama Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang. Setelah tahapan koordinasi selesai, pihaknya akan segera turun ke lapangan guna memastikan kelayakan infrastruktur jalan bagi armada bus.

"Di dalam survei kami melihat empat komponen utama, salah satunya menyangkut ada atau tidaknya friksi atau penolakan dari masyarakat," kata Cito, Selasa, 7 Juli 2026.

Selain aspek sosial, Dishub juga tengah mengkaji keseimbangan antara jumlah penumpang dan efektivitas layanan terhadap sektor UMKM serta pariwisata lokal. Pemetaan ini mencakup ketersediaan lahan strategis yang wajib dipenuhi untuk pembangunan halte di sepanjang koridor.

"Meski permintaan tinggi, kalau luas lahannya tidak mencukupi kan percuma, mengingat konsep TransJatim adalah menaikkan dan menurunkan penumpang," ujar Cito.

Dalam skema operasionalnya, TransJatim Koridor II direncanakan akan mengoperasikan 14 unit bus aktif dan satu unit bus cadangan. Kapasitas ini dipastikan setara dengan operasional yang diterapkan pada Koridor I sebelumnya.

Bus Trans Jatim Koridor Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Sejauh ini, otoritas terkait telah mengunci tiga titik utama sebagai pusat pergerakan penumpang atau origin-destination. Titik-titik tersebut meliputi Terminal Arjosari, Terminal Hamid Rusdi di Kota Malang, serta Terminal Talangagung di Kabupaten Malang.

"Kami sudah melaksanakan dua kali rapat bersama Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Kota Malang dan hasilnya menentukan origin destination-nya," ucap Cito.

Di sisi lain, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari, Mega Perwira Donowati, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana strategis ini. Ia berharap integrasi moda transportasi dapat terwujud dengan menempatkan layanan di area yang memudahkan masyarakat.

"Arjosari kan ada dua pengelola, ada tipe A dan tipe C. Kemarin waktu rapat terakhir rencananya di terminal tipe C, cuma titiknya di mana kami belum mendapatkan informasi," ujar Mega.

(Lukman Diah Sari)