Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta, KH Syukron Makmun dalam acara Tabligh Solidaritas Dzulhijjah yang digelar di DPP PKS di Jakarta (Donny/PKSFoto)
Syukron Mamun Dinilai Sosok Muballigh Lintas Nusantara dan Negara
Achmad Zulfikar Fazli • 18 October 2026 12:09
Jakarta: Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Rahman Jakarta, KH Syukron Makmun, meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Pondok Indah, Jakarta Selatan, pukul 09.00 WIB, Minggu, 18 Oktober 2026. Syukron dinilai sebagai sosok muballigh lintas Nusantara dan negara.
“Almarhum memiliki forum pengajian rutin setiap tahun di Singapura, Malaysia, dan Brunei. Almarhum adalah juga Ketua FUHAB (Forum Ulama dan Habaib), yang menjadikannya sebagai penggiat persatuan lintas muballigh dan para habib,” ujar mantan Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy, dalam keterangan tertulis, Minggu, 18 Oktober 2026.
Rommy, sapaan akrab Romahurmuziy, mengatakan sebagai alumni Pesantren Gontor dan Pesantren Sidogiri, Syukron dikenal sebagai singa podium yang dakwahnya merangkul semua kalangan. Pesantrennya yang telah berdiri sejak 1975, menghasilkan ratusan ribu alumni yang berprestasi di berbagai bidang.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Rahman Jakarta, KH Syukron Makmun, meninggal dunia. Dok. akun Instagram NU Online
Sebagai ulama sepuh yang sudah malang-melintang di belantara politik, Rommy sering berkonsultasi kepada Syukron dalam berbagai hal. Termasuk saat harus mengambil keputusan penting partai, seperti pilpres, pilkada, dan isu penodaan agama di DKI menjelang 2018.
“Terakhir saya menghadiri undangan almarhum pada peringatan 50 tahun Darul Rahman yang digelar pada 25 Oktober 2025 di SICC, Sentul,” ujar Rommy.
Syukron tutup usia pada usia 84 tahun. Almarhum dimakamkan di Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta, setelah salat Zuhur, Minggu, 18 Oktober 2026.