Kapal Snorkeling Terbakar di Nusa Penida, Polisi Pastikan 4 Turis Asing Selamat

Tangkapan layar video speedboat terbakar di Perairan Gamat Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (30/10/2026). ANTARA/HO-Istimewa

Kapal Snorkeling Terbakar di Nusa Penida, Polisi Pastikan 4 Turis Asing Selamat

Lukman Diah Sari • 30 October 2026 22:52

Denpasar: Kepolisian Daerah (Polda) Bali memastikan empat wisatawan asing dan seluruh kru selamat dalam peristiwa kebakaran kapal wisata selam permukaan (boat snorkeling) di Perairan Gamat Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Kejadian tersebut bermula dari suara ledakan yang memicu kebakaran hebat pada kapal.

"Seluruh wisatawan asing dan kru berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," kata Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidhumas Polda Bali, AKBP Rina Isriana Dewi, Jumat, 30 Oktober 2026, melansir Antara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026, sekitar pukul 13.40 Wita. Saat itu, kapal bersiap meninggalkan kawasan Gamat Bay usai membawa empat wisatawan asing untuk aktivitas snorkeling privat. Padahal, sebelum bertolak pukul 12.30 Wita dari tempat operasional menuju Manta Bay, Crystal Bay, dan Gamat Bay, seluruh aspek keselamatan dan kondisi teknis kapal telah dinyatakan aman.

Namun, saat hendak angkat jangkar dari Gamat Bay, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari ujung kapal yang diduga bersumber dari komponen aki. Ledakan itu langsung memicu kobaran api yang dengan cepat melahap seluruh bagian kapal.

"Melihat kejadian itu, pemandu wisata bersama empat wisatawan yang berada di atas kapal langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," jelas Rina.

Tangkapan layar video speedboat terbakar di Perairan Gamat Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (30/10/2026). ANTARA/HO-Istimewa

Pada pukul 14.50 Wita, seluruh korban berhasil dievakuasi oleh kapal lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Meski tidak ada korban jiwa, kapten kapal, I Kadek Dwiyana (31), asal Nusa Penida, mengalami luka bakar pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Gema Santhi, Nusa Penida.

Rina menambahkan, pihak kepolisian melalui Unit Resintel Polsek Nusa Penida kini tengah mendalami kejadian tersebut. Tim kepolisian juga berencana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran pada kapal yang sebelumnya diketahui rutin menjalani perawatan tersebut.

Pemilik kapal juga dilaporkan akan segera mendatangi Mapolsek Nusa Penida untuk membuat laporan resmi setelah mendampingi korban di rumah sakit.

(Lukman Diah Sari)