Gunung Semeru. Foto: dok. MI.
Erupsi Gunung Semeru, BNPB Imbau Warga dan Penambang Jauhi Zona Bahaya
Gabriella Thesa Widiari • 5 November 2026 18:26
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, wisatawan, hingga penambang pasir agar menjauhi zona bahaya Gunung Semeru, Jawa Timur. Imbauan ini dikeluarkan usai terjadi erupsi yang disertai awan panas guguran sejauh 4.500 meter.
"Erupsi ini menghasilkan kolom abu kelabu hitam tebal setinggi 700 meter dan terdapat awan panas guguran dengan jarak luncur hingga 4.500 meter ke arah tenggara," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dilansir dari Antara, Kamis, 5 November 2026.
Baca Juga :
Warga dan wisatawan diminta menunda pendakian serta selalu mewaspadai potensi awan panas, lava, dan lahar di sepanjang aliran Sungai Besuk Kobokan, Bang, Kembar, dan Sat. Selain itu, kawasan radius lima kilometer dari kawah juga ditetapkan sebagai zona terlarang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan. Foto: Istimewa.
Instruksi tersebut juga diberikan kepada para penambang pasir di sekitar aliran sungai untuk segera menghentikan aktivitas dan mengevakuasi alat berat. BNPB meminta penambang mematuhi batas jarak aman demi keselamatan jiwa dari ancaman banjir lahar.
"Kami mengingatkan agar patuhi arahan petugas di lapangan. Lalu tetap menggunakan masker dan kacamata pelindung saat terjadi hujan abu, serta menyiapkan tas siaga darurat," ungkap Berton.